Sidak SMPN 130 Palmerah, DPRD DKI Temukan Railing Goyah hingga Diikat Tali
Dian Anditya Mutiara September 11, 2026 03:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 130 Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (11/9/2026).

Dalam sidak tersebut, Kevin menyoroti sejumlah bagian bangunan yang dinilai belum selesai atau masih mengalami kerusakan, terutama railing pelindung pagar yang dinilai dapat membahayakan keselamatan siswa.

Saat berkeliling sekolah, Kevin mengaku menemukan sejumlah titik yang masih bermasalah.

Salah satunya railing pelindung pagar di beberapa lantai yang disebut belum terpasang dengan baik.

Kevin mengatakan, railing tersebut bahkan dapat bergerak ketika digerakkan menggunakan tangan.

"Sehingga, ketika digerak-gerakkan oleh tangan saja, besinya sudah goyah dan bahayakan siswa," katanya, Jumat (11/9/2026).

Baca juga: Tembok SMPN 130 Jakbar Roboh Timpa Perkampungan, Kontraktor JAKON Akan Ganti Rugi ke Warga

Kevin mengaku sebelumnya telah berkunjung ke sekolah tersebut. Namun, menurut dia, sejumlah railing yang bermasalah belum tersentuh perbaikan.

Ia meminta pihak pengembang segera melakukan perbaikan demi mencegah siswa terjatuh dari lantai atas.

"Saya juga sudah meminta agar itu diperbaiki. Tapi, di beberapa bagian kerusakannya hanya dilem atau lebih parahnya lagi diikat dengan menggunakan tali," ucap politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.

Khawatir Siswa Terjatuh dari Lantai Atas

Kevin mengaku khawatir kondisi railing tersebut dapat membahayakan siswa, terutama karena bangunan SMPN 130 memiliki tujuh lantai.

Menurutnya, risiko kecelakaan dapat terjadi apabila siswa bermain atau bercanda di dekat railing yang kondisinya tidak kokoh.

"Kalau siswa sedang bermain atau bergurau dan tidak sengaja saling dorong-mendorong. Kalau railingnya tidak kuat, bisa jadi lepas dan anak-anak yang bermain itu jatuh ke lantai dasar," jelasnya.

Karena itu, ia meminta pengembang tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan untuk melakukan perbaikan.

Baca juga: Kronologi Detik-detik Tembok SMPN 130 Jakarta Roboh, Anak-anak Panik Berhamburan

Soroti Air dan Tangga di Lantai 6-7

Selain railing, Kevin juga menyoroti fasilitas air di lantai enam dan tujuh yang disebut belum terpasang.

Tangga di kedua lantai tersebut juga dinilai belum sepenuhnya selesai.

Kondisi itu membuat Kevin menduga proses penyelesaian pembangunan sekolah berpotensi melewati target yang telah ditentukan.

Baca juga: Sekolah Ambruk Sejak 2024 Kini Dibongkar, SDN 09 dan 11 Kebayoran Lama Digabung

“Mungkin, pompa-pompanya perlu ditambah supaya tekanannya kuat. Saya mengingatkan kepada pihak pengembang, terutama yang mengenai keselamatan tadi. Jangan sampai ada kecelakaan dulu baru kita bergerak," ujarnya.

Kevin menegaskan, pihak pengembang harus segera memperbaiki bagian bangunan yang berkaitan dengan keselamatan siswa.

"Jadi, tolong diperbaiki, ini peringatan untuk yang kedua kalinya. Tapi kalau nanti sampai ada kejadian, anda yang saya cari, anda yang saja kejar," tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.