Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Sebanyak 4 lokasi nonton bareng duel El Clasico Persib Bandung melawan Persija Jakarta, di Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (12/9/2026) sore.
Laga bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Adapun untuk lokasi nobar tersebar di beberapa titik di wilayah Kota Tasikmalaya, yakni di Centro, tepatnya di Jalan Lukmanul Hakim, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kemudian lokasi kedua ada di Cinco.K IN Town di jalan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Lokasi nobar lainnya berada di Cafe Coreline di Jalan Boulevard, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes.
Keempat ada di Ruang ide Jalan HZ Mustofa Mustofa, Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.
Sedangkan untuk Viking Distrik Tasikmalaya telah resmi nobar di Centro Roast Space karena semua Bobotoh di daerah tidak akan away dan lebih memilih nobar untuk menjaga keamanan.
"Untuk nobar nanti mau di Centro kopi," ucap Ketua Viking Distrik Tasikmalaya Ganjar dikonfirmasi TribunPriangan.com, Jumat (11/9/2026).
Baca juga: Sandy Walsh Kagum dengan Dukungan Bobotoh Sebelum Persib Lawan Persija, Jarang Terjadi di Dunia
Baca juga: Bobotoh Dilarang Datang ke Stadion GBK Jakarta, Persib Bandung Tak Gentar
Ganjar mengaku, alasan tidak away karena untuk mengantisipasi gesekan antar suporter di bawah, meskipun sudah ada izin away.
"Memang sih petinggi Persija sudah islah, tapi rumpun bawah yang susah. Jadi mending tidak usah kesana mending nobar disini sambil menunggu perizinan keluar," ucap Ganjar.
"Kami berkomitmen untuk semua yang mendukung Persib dari tempat (wilayah) masing-masing. Mari tumbuhkan ekonomi di Jabar. Kita tetap berikan dukungan dan doa kepada Persib harus dikuatkan," ujar Pipit setelah bertemu dengan Manajer Persib, Umuh Muchtar, kemarin.
Laga Persib melawan Persija merupakan laga klasik atau bisa dikatakan el clasico-nya Indonesia, bahkan ada yang menyamakannya dengan Derby Milannya Indonesia.
Kedua tim ketika bertemu selalu menyuguhkan pertandingan menarik dengan intrik-intrik perseteruan panas di lapangan.
Big match ini tersuguhkan di laga kedua BRI Liga 1 2026/2027. Masing-masing dari Persib maupun Persija telah melakukan perombakan susunan pemain mereka, utamanya pemain asing yang didatangkan di musim ini.
Untuk kubu Persib, mereka berhasil mendatangkan nama-nama, semisal Peralta, Sandy Walsh, Balsa Sekulic, Ragnar Oratmangoen, Danijel Loncar, Gakuto Notsuda, Gabriel Mutombo, hingga Luka Menalo.
Baca juga: Sandy Walsh Kagum dengan Dukungan Bobotoh Sebelum Persib Lawan Persija, Jarang Terjadi di Dunia
Baca juga: Stadion GBLA Bergemuruh Terselimuti Asap Tebal, Saat Bobotoh Suntikkan Motivasi Kepada Pemain Persib
Sedangkan tim Persija berhasil mendatangkan pemain asing, di antaranya Stjepan Loncar, Alexander Jeremejeff, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Chang Hoon Kwon, Kyohei Yoshino, Kerim Memija, Ivan Mamut, hingga pemain Indonesia, seperti Pratama Arhan dan Nadeo Argawinata.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan pun menyebut pihaknya masih melakukan pematangan pengamanan dengan akan mengikuti rapat di Jakarta, hari ini.
"Hari ini ada rapat di Jakarta untuk pembagian tugas dan cara bertindaknya. Nanti setelah rapat akan kami informasikan," katanya singkat, Kamis (10/9/2026).
Keputusan tegas pun datang dari PSSI. PSSI bersama Persib Bandung mengambil langkah tegas menjelang duel panas kontra Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Suporter Persib yang berada di luar wilayah Jakarta diminta tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat pertandingan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026).
Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga keamanan dan kondusivitas pertandingan yang mempertemukan dua klub dengan rivalitas panjang tersebut.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyampaikan, keputusan itu telah dibicarakan bersama manajemen Persib Bandung.
PSSI dan manajer Persib Umuh Muchtar sepakat bahwa tidak ada suporter tim tamu yang diperbolehkan hadir di SUGBK.
"Kita juga bersepakat karena suatu hal dan kekhawatiran akan ditunggangi, akhirnya juga bersepakat bahwa kita tetap melarang kawan-kawan suporter Persib Bandung untuk datang ke Jakarta atau ke GBK," kata Yunus Nusi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Larangan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghentikan komunikasi antarsuporter.
Justru, PSSI bersama Persib ingin membangun hubungan yang lebih baik antara pendukung Persija dan Persib melalui berbagai kegiatan di luar pertandingan.
Yunus menyebut komunikasi antara kedua kelompok suporter akan terus dibangun.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah mempertemukan perwakilan The Jakmania dan Bobotoh dalam suasana yang lebih santai setelah pertandingan.
"Tentu akan ada satu sesi atau kesempatan di luar sebuah pertandingan atau jadwal pertandingan untuk mengajak kawan-kawan The Jak atau suporter Persija Jakarta dan suporter Persib Bandung untuk ngopi bareng dulu," ujar Yunus Nusi dilansir dari Tribunnews. (*)