Polda Kalbar Gelar Bakti Sosial di Kubu Raya, Warga Dapat Air Bersih, Obat dan Masker Gratis
Maudy Asri Gita Utami September 11, 2026 04:28 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Warga Dusun Beringin, Desa Kalimas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menghadapi kondisi sulit akibat kabut asap yang disertai kekeringan dan menurunnya ketersediaan sumber air bersih.

Di tengah situasi tersebut, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat melalui kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang digelar pada Kamis, 10 September 2026.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bagian dari kepedulian Polda Kalbar terhadap masyarakat yang merasakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah sumber air mengalami kekeringan.

Kalimantan Barat menjadi salah satu wilayah yang menghadapi dampak karhutla di tengah kondisi cuaca kering. 

Kemarau yang berlangsung cukup panjang dan diperkirakan masih berlanjut sepanjang September membuat kondisi sejumlah sungai maupun sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat semakin memprihatinkan.

Bahkan, di sejumlah lokasi, sumber air warga dilaporkan mengalami kekeringan sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Kondisi tersebut kemudian meningkatkan kebutuhan terhadap distribusi air bersih, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak.

• Polres Ketapang Gunakan Campuran Air dan X-Fire untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

Melihat kondisi tersebut, Polda Kalbar menggabungkan bantuan kesehatan dengan bantuan sosial agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani dari dua sisi sekaligus, yakni menjaga kesehatan warga dari dampak kabut asap serta membantu memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih.

Dalam kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan di tengah permukiman warga, tim medis Polda Kalbar membuka layanan pemeriksaan kesehatan umum secara gratis. 

Warga juga mendapatkan obat-obatan serta masker sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap.

Sementara melalui bakti sosial, personel Polda Kalbar menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi sumber air yang mengalami kekeringan.

Kepala Bagian Peralatan Biro Logistik Polda Kalbar, AKBP Ayun Kuswanaji, turut memantau secara langsung proses penyaluran air bersih kepada warga di lokasi kegiatan.

Ia mengatakan kehadiran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat ketika menghadapi situasi darurat maupun bencana yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

“Polda Kalbar selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu warga terdampak kabut asap dan kekeringan. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana,” ujar Ayun di hadapan awak media.

Menurutnya, bantuan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan. 

Distribusi tersebut diharapkan dapat membantu warga melewati kondisi sulit sebelum ketersediaan sumber air kembali membaik.

Selain bantuan sosial, perhatian juga diberikan terhadap potensi gangguan kesehatan yang dapat meningkat ketika masyarakat menghadapi kabut asap bersamaan dengan keterbatasan air bersih.

Kasubbag Binfung Rumkit Bhayangkara Polda Kalbar, dr. Fujianto, menjelaskan kondisi tersebut dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan apabila masyarakat tidak melakukan langkah pencegahan dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan.

Menurutnya, paparan polusi udara akibat kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan. Di sisi lain, keterbatasan air bersih juga dapat menyulitkan masyarakat dalam menjaga kebersihan sehingga berpotensi memicu masalah kesehatan lainnya.

“Kabut asap dan kekurangan air bersih dapat menyebabkan gangguan kesehatan, di antaranya ISPA, diare, dan penyakit kulit,” jelas dr. Fujianto.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap serta kekeringan masih terjadi.

• ‎Kayong Utara Tanggap Darurat Kabut Asap, Dinkes Perkuat Layanan Kesehatan

Penggunaan masker ketika berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap. Masyarakat juga diharapkan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan memanfaatkan air secara bijak di tengah keterbatasan pasokan.

“Harapannya, selama adanya kabut asap dan kekeringan, masyarakat bisa terus sehat dan waspada,” pungkas dr. Fujianto.

Bakti kesehatan dan bakti sosial tersebut menjadi salah satu bentuk respons Polda Kalbar terhadap kondisi masyarakat yang terdampak karhutla dan kekeringan. 

Selain memberikan bantuan secara langsung, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi petugas untuk melihat kondisi masyarakat dan memberikan edukasi mengenai langkah menjaga kesehatan selama bencana.

Dengan kondisi kabut asap dan kekeringan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, sinergi antara pemerintah, aparat, tenaga kesehatan dan masyarakat dinilai penting. 

Penanganan tidak hanya diarahkan untuk mengatasi dampak karhutla, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar serta kesehatan masyarakat tetap mendapat perhatian. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.