TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi sinyal bakal menggratiskan pelajar Jakarta naik transportasi umum.
Pramono mengatakan, pihaknya kini tengah mendalami hal tersebut, termasuk mengatur lebih lanjut terkait mekanisme pemberian layanan.
“Mengenai pelajar, nanti kami dalami dan kami segera putuskan. Tetapi memang detailnya perlu kami atur lebih lanjut di dalam pergub untuk itu,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/9/2206).
Pernyataan Pramono menjadi kabar positif bagi para pelajar yang sehari-hari mengandalkan transportasi umum untuk beraktivitas.
Menurut Pramono, pelajar bukan kelompok baru yang hendak dimasukkan ke dalam skema transportasi gratis.
Ia menegaskan bahwa pelajar sebenarnya sudah termasuk dalam 15 golongan yang mendapatkan fasilitas transportasi gratis.
Namun, layanan gratis tersebut baru berlaku bagi pelajar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
“Karena bagaimana pun, pelajar sebenarnya termasuk transportasi yang digratiskan 15 golongan,” tuturnya.
Fasilitas transportasi gratis bagi pelajar juga sejalan dengan upaya Pemprov DKI mendorong masyarakat semakin banyak menggunakan angkutan umum.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin juga menyampaikan harapan agar kehadiran layanan transportasi publik, termasuk LRT Jakarta, dapat mendorong pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi umum.
Dengan pelajar masuk dalam kelompok penerima layanan gratis, kebijakan tersebut diharapkan dapat memudahkan mobilitas mereka sekaligus memperkenalkan penggunaan transportasi publik sejak usia sekolah.
Pemprov DKI kini tinggal mematangkan aturan teknisnya sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara lebih jelas.