TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, menghadiri pemasangan sekaligus penutupan atap seng Rumah Pastori Baru Jemaat GKI Syalom Anday di Gereja GKI Syalom Anday, Manokwari, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Klasis Manokwari, Pdt. Laurina Mirino, bersama para jemaat GKI Syalom Anday.
Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai prosesi pemasangan hingga penutupan atap rumah pastori.
Kapolda Papua Barat menegaskan bahwa pembangunan rumah pastori bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kebersamaan serta mendukung pelayanan gereja kepada jemaat.
“Kami hadir sebagai bagian dari masyarakat. Pembangunan ini positif karena menunjang pelayanan dan aktivitas gereja. Semoga berjalan baik hingga selesai dan memberi manfaat bagi seluruh jemaat GKI Syalom Anday,” ujarnya.
Baca juga: Kapolda Papua Barat Gelar Ibadah Khusus di Jemaat Maranatha, Doakan Keamanan Tanah Papua
Ia menambahkan, kebersamaan antara Polri dan masyarakat perlu terus dibangun melalui kegiatan positif.
Hubungan erat dengan tokoh agama dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Polri tidak hanya hadir menegakkan hukum, tetapi juga harus mampu mendengarkan aspirasi dan bergotong royong dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, menyampaikan bahwa keterlibatan Kapolda dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Baca juga: Kapolda Papua Barat Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu “Black September”
“Kehadiran Kapolda menunjukkan Polri senantiasa membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat. Sinergi seperti ini penting untuk menciptakan suasana aman, damai, dan harmonis di Papua Barat,” ungkapnya.
Kegiatan pemasangan dan penutupan atap seng Rumah Pastori Baru Jemaat GKI Syalom Anday berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Kehadiran Kapolda Papua Barat diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang harmonis di Manokwari.