Personel gabungan TNI, Polri, serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang

Semarang (ANTARA) - Sebanyak 6.350 personel keamanan gabungan diterjunkan untuk mengamankan rangkaian pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI yang akan menggunakan sejumlah lokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam rangkaian kegiatan tersebut.

"Personel gabungan TNI, Polri, serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang," kata Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok di Semarang, Jumat.

Ia menjelaskan sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam rangkaian MTQ Nasional tersebut antara lain kantor Gubernur Jawa Tengah, Balai Kota Semarang, Kampus Universitas Negeri Semarang, Masjid Agung Jawa Tengah, Masjid Raya Baiturrahman, kampus UIN Walisongo, kampus Undip Semarang, serta kantor Kementerian Agama Kota Semarang dan Jawa Tengah.



Menurut dia, rangkaian MTQ akan diawali oleh Pawai Ta'aruf dengan rute Balai Kota Semarang menuju kantor Gubernur Jawa Tengah dan pembukaan di Lapangan Simpanglima Semarang pada Sabtu (11/9).

Ia mengatakan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan akan direkayasa mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dan peserta kegiatan untuk mengikuti rangkaian pembukaan dengan aman dan nyaman.

Arus lalu lintas yang menuju kawasan Simpanglima Semarang, kata dia, akan dialihkan selama rangkaian pembukaan MTQ.

Selain itu, kata dia, sejumlah kantong parkir juga disiapkan sehingga area yang menuju kawasan Simpanglima Semarang dapat steril dan tidak mengganggu para peserta maupun masyarakat yang akan mengikuti kemeriahan pembukaan MTQ.



"Yang paling penting, masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan dan tidak menunggu sampai mendekati waktu dimulainya acara," katanya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan yang akan melintas di sekitar kawasan Simpanglima Semarang agar mengikuti arahan petugas.

"Rekayasa bukan berarti seluruh ruas akan ditutup sepanjang waktu. Petugas akan melihat perkembangan situasi. Apabila arus masih lancar, akan kami lakukan pengaturan," katanya menambahkan.