WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Mobilisasi massa pendukung setia Persija Jakarta dari kawasan penyangga ibu kota mulai dimatangkan menjelang laga panas melawan Persib Bandung.
Kurang lebih 400 anggota The Jakmania Kota Depok dipastikan bakal bergerak bersama menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk memberikan dukungan langsung.
Kabid Infokom The Jakmania Depok, Soleh Imando menjelaskan, penetapan rute dan skema keberangkatan rombongan akan difinalisasi melalui konsolidasi internal pengurus pada Jumat (11/9/2026) malam ini.
Pengurus wilayah mengimbau para suporter yang tidak mengantongi tiket resmi untuk tidak memaksakan diri datang ke kawasan GBK demi menjaga ketertiban.
Pihak organisasi juga mengkonfirmasi tidak menggelar agenda nonton bareng di markas wilayah guna memfokuskan pengawasan pergerakan massa yang berangkat ke stadion.
Dukungan kondusif dari para suporter diharapkan dapat menjaga izin laga kandang Persija di Jakarta agar tetap berjalan lancar hingga akhir musim.
Baca juga: Jelang Persija Vs Persib di SUGBK, Pramono: Jangan Ada Kerusuhan
"Untuk The Jakmania Depok yang berangkat sekitar 400-an, dan untuk titik keberangkatan baru kami akan bahas nanti malam saat briefing," kata Soleh saat dikonfirmasi TribunnewsDepok.com (Warta Kota Network).
"Harapan kami pertandingan berjalan aman dan kondusif agar setiap pertandingan Persija bisa selalu bermain di Jakarta," sambungnya.
Bagi Soleh, pertemuan di GBK kali ini menjadi momentum penting bagi suporter untuk membuktikan bahwa rivalitas tinggi tetap bisa berjalan aman dan tertib.
Kehadiran ratusan anggota dari Depok diyakini bakal menambah daya gedor semangat para pemain Macan Kemayoran di atas lapangan hijau.
Catatan manis rekor kandang Persija saat menjamu skuad Pangeran Biru di GBK makin meyakinkan kubu suporter akan raihan poin penuh.
Pengurus the Jakmania Depok optimistis tim kebanggaan ibu kota mampu menutup laga bergengsi tersebut dengan kemenangan bersih dua gol tanpa balas.
Pramono: Jangan Ada Kerusuhan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak seluruh suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung menjaga keamanan serta ketertiban menjelang duel kedua tim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Pramono berharap pertandingan yang mempertemukan dua klub besar tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa diwarnai kerusuhan.
Menurut Pramono, laga Persija kontra Persib kali ini menjadi momentum istimewa bagi para pendukung.
Pasalnya, Persija akan kembali menghadapi Persib di Jakarta setelah hampir tujuh tahun.
"Persija besok hari Sabtu itu main," ujar Pramono.
Ia menilai pertandingan tersebut seharusnya menjadi ajang bagi seluruh pihak, terutama suporter, untuk menunjukkan dukungan secara positif sekaligus menjaga suasana Jakarta tetap kondusif.
"Persija setelah hampir tujuh tahun enggak pernah main di Jakarta kalau lawan Persib Bandung," katanya.
Pramono juga mengajak masyarakat dan pendukung kedua kesebelasan untuk bersama-sama mendoakan agar pertandingan berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya menghindari tindakan yang dapat memicu konflik selama pertandingan.
"Mudah-mudahan kita doakan bersama pertandingannya berjalan dengan baik, dan yang paling penting adalah jangan ada kerusuhan. Semuanya kita jaga bersama-sama," ucapnya.
Apel Jaga Jakarta Bersama Jakmania
Sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan, Pramono dijadwalkan memberikan sambutan dalam acara Apel Jaga Jakarta bersama Jakmania di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2026) sore.
Apel tersebut menjadi salah satu momentum untuk mengajak para suporter ikut menjaga keamanan dan ketertiban, baik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan.
Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 16.30 WIB dan diikuti sebagai bagian dari persiapan menjelang laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung sendiri dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Pramono berharap antusiasme tinggi menyambut pertandingan dapat berjalan beriringan dengan kesadaran seluruh pihak untuk menjaga ketertiban. Dengan demikian, laga besar tersebut dapat menjadi tontonan sepak bola yang aman dan nyaman bagi masyarakat.