Penjaga gawang Bayern Munchen, Manuel Neuer, kembali menulis babak baru dalam sejarah sepak bola Eropa setelah turun sebagai starter melawan Bodo/Glimt di Liga Champions. Kiper berusia 40 tahun itu kini telah tampil dalam 18 kampanye Eropa yang berbeda bersama raksasa Bavaria, melampaui pencapaian klub yang sebelumnya lama dipegang mantan rekan setimnya, Thomas Muller.
Kiper veteran raih tonggak bersejarah
Neuer resmi masuk buku sejarah Liga Champions setelah mengawal gawang saat menghadapi Bodo/Glimt pada laga pembuka musim 2026-27 hari Kamis. Penampilan itu memastikan Neuer kini telah membela Die Roten dalam 18 musim yang berbeda di kompetisi elite Eropa, mematahkan patokan sebelumnya milik Muller yang mencatat 17 musim. Pencapaian luar biasa ini, yang diraih pada usia 40 tahun, semakin menegaskan warisan sang kapten sebagai salah satu figur paling bertahan lama dalam sejarah klub Bavaria tersebut.
Ambisi treble tetap menyala
Berbicara dalam konferensi pers pralaga, kiper senior itu menegaskan keyakinannya yang tak goyah serta target ambisiusnya untuk musim ini.
Menjelaskan motivasinya untuk terus bersaing di level tertinggi, Neuer berkata: "Saya memasuki musim ini untuk meraih semua yang bisa kami raih. Saya pikir kami punya itu di dalam tim. Itu juga alasan saya memutuskan untuk terus lanjut. Saya tahu bahwa segalanya mungkin dengan tim ini, staf pelatih, dan semangat kami."
Menekankan targetnya untuk merebut mahkota Eropa ketiga bersama Bayern setelah sukses pada 2013 dan 2020, sang kapten menambahkan: "Akan sangat berarti bagi saya untuk memenangkan gelar Liga Champions untuk ketiga kalinya. Kami tahu kami akan menghadapi tim-tim tangguh, kami hanya harus mengerjakan tugas kami dengan baik dan fokus pada awalnya."
Kiper sweeper yang merevolusi sepak bola
Sejak datang dari Schalke pada 2011, Neuer telah merevolusi peran penjaga gawang modern melalui gaya sweeper-keeper yang proaktif, keluar dari area kotaknya untuk mematahkan ancaman dan memulai serangan. Selain mengoleksi 139 penampilan Eropa untuk Bayern dan 22 bersama Schalke, sang kapten kini berbagi tugas dengan talenta muda menjanjikan Jonas Urbig, yang sedang dipersiapkan sebagai penerus jangka panjangnya. Jajaran petinggi klub terus mengelola menit bermain sang veteran dengan hati-hati demi memastikan daya tahannya dalam laga-laga berintensitas tinggi.
Fase liga yang berat menanti
Bayern kini mengalihkan perhatian ke jadwal fase liga yang menuntut, dengan pertandingan besar melawan Arsenal, Atletico Madrid, Manchester United, dan Real Betis. Ketenangan Neuer serta pengalaman besarnya di level kontinental tetap menjadi aset penting bagi staf pelatih saat mereka memburu kestabilan pertahanan di panggung Eropa. Dengan kontraknya di Bayern yang masih berlaku hingga Juni 2027, setiap penampilan tambahan musim ini hanya akan semakin mengukuhkan warisan bersejarah sang kiper veteran di kompetisi Eropa.