Bersihkan Sampah di TWA Bukit Kaba, Tim Temukan Alat Kontrasepsi dan Botol Miras
Rita Lismini September 11, 2026 07:40 PM

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Temuan plastik kondom dan botol bekas minuman keras menjadi bagian dari sampah yang ditemukan saat kegiatan Clean Up di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba, Kabupaten Rejang Lebong.

Kedua jenis sampah tersebut ditemukan di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas pendaki, terutama di kawasan camp.

Selain kondom dan botol bekas minuman keras, tim juga menemukan puluhan botol plastik berisi air kencing yang ditinggalkan di kawasan pendakian.

Dalam kegiatan yang digelar Pokdarwis Bukit Kaba bersama volunteer pada Kamis (10/9/2026) tersebut, sekitar 30 karung sampah berhasil dikumpulkan dan dibawa turun dari kawasan TWA Bukit Kaba.

Kondom hingga Botol Miras Ditemukan di Area Camp

Ketua Pokdarwis Bukit Kaba, Yulian Adi Pratama, mengatakan mayoritas sampah yang dikumpulkan berupa sampah plastik, seperti bungkus makanan, botol plastik dan berbagai kemasan lainnya.

Namun, saat tim melakukan pembersihan di sejumlah titik, ditemukan pula sampah berupa plastik pembungkus kondom dan beberapa botol bekas minuman keras.

Temuan tersebut berada di lokasi yang menjadi tempat pendaki beraktivitas dan mendirikan camp.

"Kurang lebih 30 karung yang kita bawa turun. Mayoritas sampah plastik, seperti bungkus snack, botol plastik dan kemasan lainnya,"kata Adi kepada TribunBengkulu.com pada Jumat (11/9/2026).

Selain itu, tim menemukan puluhan botol plastik yang berisi air kencing.

Botol-botol tersebut turut dikumpulkan dan dibawa turun bersama sampah lainnya sebagai bagian dari pembersihan kawasan.

Adi mengatakan, sampah yang ditemukan dalam kegiatan tersebut sebagian besar merupakan sisa aktivitas pendaki. Bahkan mungkin sampah yang telah lama, karena seperti botol miras dan plastik kondom itu telah terkubur oleh tanah. 

"Sampah-sampah ini merupakan sisa dari aktivitas pendaki yang naik ke Bukit Kaba,"ungkapnya. 

Pemeriksaan Barang Pendaki Bakal Diperketat

Temuan berbagai jenis sampah tersebut menjadi evaluasi bagi Pokdarwis Bukit Kaba.

Ke depan, pemeriksaan terhadap barang bawaan pendaki akan diperketat sejak berada di pos penjagaan sebelum memasuki kawasan TWA Bukit Kaba.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan barang yang dibawa pendaki sesuai dengan ketentuan serta mencegah barang yang berpotensi menimbulkan persoalan atau menjadi sampah ditinggalkan di kawasan.

Adi mengatakan petugas akan melakukan pemeriksaan lebih menyeluruh apabila diperlukan.

"Ke depan pemeriksaan barang akan kita perketat. Kalau memang diperlukan, seluruh isi keril dan tas pendaki wajib dikeluarkan untuk diperiksa,"jelasnya.

Menurut Adi, pengawasan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kebersihan sekaligus ketertiban kawasan pendakian.

Pokdarwis bersama volunteer juga akan melanjutkan kegiatan Clean Up secara rutin setiap bulan, khususnya di titik yang menjadi lokasi camp dan aktivitas pendaki.

Kadispar Minta Pendaki Jaga Alam

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, mengingatkan seluruh pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan TWA Bukit Kaba.

Ia meminta pendaki tidak meninggalkan sampah selama berada di kawasan dan membawa kembali sampah yang dihasilkan selama aktivitas pendakian.

Riki juga mengingatkan pengunjung agar mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku serta menjaga norma selama berada di kawasan wisata alam.

Ia berharap kesadaran pendaki dan pengunjung dapat menjadi bagian penting dalam menjaga TWA Bukit Kaba tetap bersih, tertib dan lestari.

"Marilah sama-sama menjaga alam. Jangan meninggalkan sampah dan jangan melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan atau norma di kawasan alam,"imbau Riki.

Kegiatan Clean Up tersebut menjadi bagian dari upaya Pokdarwis dan volunteer untuk menjaga kebersihan kawasan pendakian sekaligus mengevaluasi pengawasan terhadap aktivitas pengunjung.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.