Viral! Badan Gizi Nasional Coret 1.653 Sekolah dari Program Makan Bergizi Gratis, Ini Alasannya
Machmud Mubarok September 11, 2026 08:20 PM

Dari pemutahiran data tersebut, BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat pada Kamis (10/9/2026). 

Kebijakan ini diambil untuk mengalihkan prioritas ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal serta daerah berangka stunting tinggi.

Alasan kenapa sampai diambilnya langkah pemutakhiran data tersebut oleh Badan Gizi Nasional bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama yaitu untuk Evaluasi menyeluruh yang mencakup pemetaan terhadap lebih dari 580.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menanggapi ramainya pemutahiran data tersebut, Kepala BGN Sudaryono buka suara.

Baca juga: Guru Harus Cicipi MBG Terlebih Dahulu Apakah Layak Untuk Murid

Baca juga: Petani Melon Sindangwangi Keluhkan Minimnya Keterlibatan dalam Rantai Pasok MBG

Dirinya menjelaskan latar belakang pencoretan ribuan sekolah tersebut dari daftar penerima manfaat.

"Mayoritas dari 1.653 yang kami exclude atau kami keluarkan dari daftar penerima manfaat tadi adalah sekolah-sekolah swasta bertaraf internasional, sekolah atau satuan pendidikan yang bekerja sama dengan institusi internasional maupun nasional dan sekolah-sekolah yang sudah mandiri secara finansialnya, tanpa bergantung pada bantuan operasional sekolah atau dana BOS," kata Sudaryono.

Berdasarkan hasil pemetaan terbaru, lebih dari 340.000 satuan pendidikan saat ini telah menerima layanan program Makan Bergizi Gratis. 

Baca juga: Berat Badan Balita di Ciamis yang Diduga Gizi Buruk Tak Naik Meski Dapat MBG

Sementara itu, masih terdapat sekitar 240.000 satuan pendidikan lainnya yang belum terlayani di berbagai daerah.

Dalam skema prioritas baru, BGN memfokuskan perluasan wilayah ke kawasan yang membutuhkan perhatian khusus seperti Maluku dan Papua. 

Berdasarkan data BGN, terdapat sekitar 15.000 satuan pendidikan di kedua wilayah tersebut yang belum tersentuh bantuan.

Baca juga: 8 Tuntutan Aksi Demo BEM UI di Bundaran HI Jakarta Hari Ini, Ada MBG Hingga KopDes Masuk Daftar

Baca juga: 100 Chef MBG Tanding Masak di Kampung Karuhun dengan Bahan Tahu dan Ubi Cilembu

Untuk mendukung kelancaran distribusi di daerah terpencil, BGN bakal menambah pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG secara bertahap di zona-zona prioritas.

"Prioritas kami tentu saja adalah sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang berada di wilayah 3T, terdepan, terluar, dan tertinggal, serta wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan tinggi sekali," ucap Sudaryono. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.