Melihat KM Jaya Makmur 88, Berlayar dari Kijang Hingga Selamatkan 4 Kru KM Laut Jaya 3
Septyan Mulia Rohman September 11, 2026 10:25 PM


TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS -
Aktivitas bongkar muat membuat Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tampak lebih sibuk dari biasanya pada Jumat (11/9/2026).  

Buruh hilir mudik mengangkut barang dari kapal menuju daratan, sementara sebagian lainnya menyusun muatan yang baru diturunkan di sekitar area pelabuhan. 

Di antara aktivitas tersebut, sedikitnya empat kapal terlihat bersandar dan menjalani proses bongkar muat.  

Salah satunya KM Jaya Makmur 88 yang baru tiba di Tarempa setelah menempuh perjalanan dari Kijang, Kabupaten Bintan. 

Kapal tersebut tiba di Tarempa pada subuh dini hari.

Muatannya terdiri dari sejumlah kebutuhan pokok dan barang kelontong yang akan dibongkar untuk kemudian didistribusikan ke masyarakat di Anambas. 

Namun, kedatangan KM Jaya Makmur 88 kali ini tidak hanya membawa cerita soal distribusi barang.  

Kapal tersebut ternyata menjadi bagian penting dalam penyelamatan empat kru KM Laut Jaya 3 yang terbakar di perairan Anambas. 

KM Laut Jaya 3 mengalami kebakaran pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapal kayu yang mengangkut sembako itu terbakar ketika berada di Perairan Tokong Palang Biru, Pulau Jemaja. 

Saat kejadian, terdapat empat orang di atas KM Laut Jaya 3. Mereka yakni nakhoda Solihin (33) serta tiga anak buah kapal (ABK), Jono (57), Roy Ardi Sandi dan Qori Fathin Nabawi (19). 

Di tengah kepulan asap dan kobaran api, KM Jaya Makmur 88 yang diketahui berlayar dengan rute serupa datang membantu.

Keempat kru KM Laut Jaya 3 kemudian berhasil diselamatkan dari kapal yang terbakar tersebut. 

Kapal KM Jaya Makmur 88 sendiri dinakhodai seorang pria bernama Mur.

Kapal itu sebelumnya bertolak dari Kijang dan berlayar menuju Tarempa sebelum akhirnya turut membantu para kru kapal yang mengalami musibah. 

TribunBatam.id mencoba menggali informasi lebih jauh dari orang-orang yang berada di atas KM Jaya Makmur 88 saat kapal bersandar di Pelabuhan Tarempa.

Namun, informasi mengenai proses penyelamatan tidak banyak diperoleh. 

Seorang pria yang ditemui di bagian buritan kapal mengaku bukan bagian dari kru kapal.

Ia hanya berada di atas kapal ketika proses bongkar muat berlangsung. 

"Kapal ini baru tiba subuh tadi. Ya menyelamatkan kru kapal yang terbakar. Cuma saya bukan orang kapal, cuma duduk-duduk aja di atas sini," ujar pria tersebut. 

Sementara itu, sosok Mur yang merupakan nakhoda KM Jaya Makmur 88 tidak berada di atas kapal saat ditemui.  

Sejumlah ABK juga memilih tidak memberikan keterangan lebih jauh mengenai kejadian penyelamatan tersebut. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor UPP Kelas II Tarempa, Jemi Permana, membenarkan bahwa KM Jaya Makmur 88 merupakan kapal yang membantu menyelamatkan empat kru KM Laut Jaya 3. 

"Iya benar, kapal Jaya Makmur 88 yang menyelamatkan. Karena mereka beriringan berangkatnya dari Kijang ke Tarempa," ujar Jemi Permana. 

Menurut Jemi, tindakan awak KM Jaya Makmur 88 merupakan bentuk kepedulian dan respons yang tepat ketika melihat kapal lain mengalami musibah di laut.  

Dalam kondisi darurat, bantuan dari kapal terdekat sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi dan mencegah korban bertambah.  

"Yang dilakukan itu sudah tepat. Sesama kapal memang harus saling membantu ketika ada kapal lain yang mengalami musibah," katanya. (TribunBatam.id/Ihsan Imaduddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.