Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Laga derbi dua tim bertabur bintang tak hanya pertaruhkan poin tapi juga gengsi akan tersaji pada Super League Indonesia 2026/2027, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Dua tim ini merupakan tim besar di Indonesia yang memiliki rivalitas tinggi sejak lama, dan memiliki basis suporter yang sangat besar, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Para pemain dari kedua tim ini akan berduel habis-habisan demi harga diri dan para pendukung setianya, sehingga akan terjadi pertandingan penuh gengsi, bertensi tinggi, dan penuh emosional.
Sebelum berlaga, kedua tim ini mendapat suntikan motivasi dari para pendukungnya. Para suporter datang saat tim berlatih, dan setelah tim berlatih mereka menyuntikkan motivasi.
Seperti halnya Bobotoh yang menyuntikkan motivasi kepada tim Maung Bandung di Stadion GBLA, Kamis (10/9/2026) sebelum tim berangkat ke Jakarta.
Tak tanggung-tanggung Bobotoh yang hadir untuk memberi dukungan jumlahnya diperkirakan mencapai 10 ribu lebih. Itu terlihat dari Tribun Timur dan Barat stadion GBLA yang saat itu dipenuhi Bobotoh.
Dengan demikian, para pemain tim Maung Bandung sekalipun mereka baru bergabung di musim ini, mereka telah mengetahui, berapa pentingnya laga ini bagi Bobotoh, lebih dari sekadar perebutan poin.
Baca juga: Bobotoh Ciamis Prediksi Persib Bandung Menang 2-1 atas Persija di SUGBK
Baca juga: INI 4 Lokasi Nonton Bareng Laga Persib Bandung vs Persija di Tasikmalaya, Catat Tempatnya
Di sisi lain, Persija Jakarta ngebet ingin merebut kemenangan setelah tiga musim terakhir mereka tak bisa menang lawan Persib, baik berlaga di kandang atau tandang.
Di musim lalu Persib menumbangkan Persija 1-0 saat bermain di kandang dan 2-1, saat bermain tandang. Lalu di musim 2024/2025, Persib menaklukkan Persija dengan skor 2-0 saat bermain di kandang dan menahan imbang 2-2 saat tandang.
Adapun di musim 2023/2024, Persib mengalahkan Persija 2-1 saat bermain di kandang dan menahan imbang 1-1 saat tandang.
Jika melihat catatan hasil laga di tiga musim terakhir Persib mendominasi. Dengan demikian Persija ingin memutus rekor buruknya saat berhadapan dengan Persib.
Tak hanya itu, tim Macan Kemayoran pun baru kali ini kembali bisa bermain di Jakarta saat lawan Persib ketika bermain sebagai tim tuan rumah, setelah 7 tahun terakhir. Hal itu lantaran, lebih mempertimbangkan keamanan mengingat laga ini merupakan laga panas.
Maka Persija akan memiliki motivasi yang sangat tinggi dan mereka juga akan bermain dengan dukungan langsung dari puluhan ribu suporternya.
Namun, Persib tak gentar dengan semua itu, mereka tetap haus kemenangan, bahkan bukannya takut bermain di hadapan puluhan ribu suporter lawan di Jakarta, tapi ini juga jadi motivasi bagi Persib untuk bisa permalukan tim tuan rumah dihadapan suporternya sendiri.
Sebelumnya, beberapa pemain Persib sudah mengungkapkan, keinginannya bermain di Jakarta, seperti Adam Alis, Beckham Putra Nugraha, hingga Marc Klok. Bahkan, mereka menginginkan laga di Jakarta sejak musim lalu, tapi baru terlaksana kali ini.
Sehingga Persib tak akan kalah motivasi dari Persija yang bermain di kandangnya, dan komposisi pemain juga sama karena Persib juga dihuni oleh para pemain berkualitas.
Jika melihat hasil pertandingan sebelumnya di Super League, kedua tim memiliki catatan hasil positif. Persib berhasil menumbangkan tamunya PSM Makassar 3-1, dan Persija bisa mengalahkan tuan rumah, Borneo FC dengan skor 0-1.
Kini kedua tim, sudah mempersiapkan diri untuk duel di laga panas, adu taktik, dan strategi, yang pasti syarat akan gengsi, perang urat syaraf, untuk memperebutkan kemenangan.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mengaku, persiapan timnya berjalan dengan baik, untuk menghadapi tim rival Persija Jakarta.
"Semuanya berjalan baik, sentuhan terakhir hari ini, beberapa eksekusi set piece, lalu beberapa rincian detail dan saya pikir kami siap untuk pertandingan besok," ujar Igor, Jumat (11/9/2026).
Persib baru berangkat, ke Jakarta dengan menggunakan kereta cepat sore kemarin, sehingga tidak melakukan official training di Jakarta.
"Kami berkumpul bersama dengan banyak rasa optimis. Jadi saya harap kami akan siap untuk pertandingan besok," kata Igor.
Igor mengungkapkan, setelah laga kemarin dan setelah beberapa pertemuan yang dilakukan pekan ini, semua orang tahu pentingnya pertandingan lawan Persija ini.
"Pertandingan ini, secara objektif hanya memperebutkan tiga poin, dan tidak ada yang akan langsung menjadi juara setelah pertandingan besok. Namun sebagai sebuah kompetisi dan rivalitas antara Persib Bandung dan Persija, ini adalah pertandingan yang sangat penting," ujar dia.
Menurut Igor, semua tahu pentingnya laga nanti, begitu juga pemain baru Persib Bandung.
"Jadi saya pikir semua pemain tahu seberapa pentingnya hal ini bagi para fans, dan saya berharap kami bisa membuat mereka bangga setelah pertandingan besok," katanya.
Kini aturan larangan suporter tim tamu datang ke Stadion untuk menyaksikan, dan mendukung langsung tim kebanggaannya yang berlaga sudah dicabut. Namun, di laga Persib lawan Persija larangan suporter tamu datang ke Stadion tetap diberlakukan.
Saat disinggung hal itu, Igor mengatakan, itu bukan wewenang pihaknya, untuk memutuskan hal tersebut.
"Saya rasa pihak kepolisian yang paling tahu, dan kami harus mengikuti petunjuk agar semua orang aman. Saya rasa baik di Jakarta maupun di Bandung itu sama saja," kata dia.
Semoga kata Igor, tidak ada kerusuhan, tidak ada hal buruk, pertandingan selesai secara sportif.
"Siapa yang lebih baik dia lah yang menang, tidak ada yang cedera, semua orang aman, dan kita semua bisa menikmati sepakbola," tuturnya.
Di pertama menghadapi PSM Makassar, Igor mendapatkan tifo atau koreo bergambar dirinya di tribun timur, saat itu ia mengaku dirinya belum pantas mendapatkan itu.
Disinggung apakah setelah bisa menang di laga menghadapi Persija, yang mana merupakan tim rival, baru merasa pantas mendapatkan tifo, Igor mengaku, belum layak untuk mendapatkan tifo hanya dari pertandingan ini.
"Anda harus memenangkan sesuatu, anda harus bisa membuktikan diri secara konsisten. Tidak ada yang menjadi hebat hanya setelah menjalani satu pertandingan," ujar Igor.
Igor mengatakan, harus melakukannya secara konsisten dengan cara terbaik.
"Pada akhirnya jika anda mendapatkan penghargaan semacam itu, itu bagus. Tapi tidak ada yang berhak mendapatkannya, di awal atau sejak permulaan," katanya.
Adapun pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-Yong, mengaku laga menghadapi Persib, merupakan pertandingan yang sangat penting.
"Sampai hari ini, persiapan kami untuk pertandingan sudah berjalan dengan baik," ujar Shin, menjelang laga.
Shin menjelaskan, memang menghadapi Persib merupakan pertandingan kedua pada Super League, tetapi menurutnya, ini akan menjadi salah satu pertandingan yang paling penting.
"Perjalanan kompetisi masih panjang, tetapi kami ingin memenangkan pertandingan, kami sudah mempersiapkan diri untuk bisa meraih kemenangan. Tadi para fans yang datang ke stadion juga meminta tiga poin karena itu, kami akan berusaha semaksimal mungkin, untuk memenangkan pertandingan," kata Shin.
Shin mengatakan, sebenarnya dirinya sudah sangat familiar dengan SU GBK, selama lima tahun, setiap tahun bertanding di GBK bersama Timnas Indonesia.
"Para wartawan juga pasti tahu bahwa kualitas rumput di sini sangat baik. Tetapi sekarang, pemain Persija banyak yang merupakan pemain baru dan mungkin bagi mereka ini merupakan lingkungan yang sedikit asing karena itu, mungkin mereka akan merasa lebih tegang," ujar dia.
Namun, Shin mengaku, percaya kepada para pemainnya, adalah pemain profesional, mereka bisa beradaptasi dengan baik dan memberikan pertandingan yang bagus.
Shin mengaku, setelah menang di kandang Borneo FC pada pertandingan sebelumnya, dirinya cukup terkejut karena itu merupakan kemenangan tandang ke Markas Borneo pertama setelah delapan tahun.
"Saya mendengar bahwa sejak 2023 kami belum pernah menang melawan Persib, saya justru semakin termotivasi. Saya merasa kami harus mempersiapkan diri dengan lebih baik, dan lebih kuat agar besok bisa meraih kemenangan, kami akan melakukan persiapan sebaik mungkin agar bisa memenangkan pertandingan besok," ujar pelatih asal Korea ini.
Shin memuji permainan Persib di laga perdana lawan PSM, menurutnya sangat bagus.
"Mereka bermain bagus di kandang dan tidak mengecewakan para fans. Saya sebenarnya ingin memberikan apresiasi dan tepuk tangan kepada mereka," tuturnya.
Menurut Shin, Persib adalah tim yang bagus dan mereka memainkan pertandingan yang bagus. Saat disinggung ada beberapa pemain yang pernah bekerjasama di Timnas, Shin mengakuinya.
"Beberapa pemain yang pernah bekerja sama dengan saya, seperti Thom Haye, Ragnar, dan beberapa pemain lainnya. Saya melihat mereka sebagai pemain-pemain yang bagus. Jadi, saya berharap besok kami bisa memainkan pertandingan yang bagus bersama-sama," kata dia.
Shin mengaku, pihaknya ingin menunjukkan permainan yang menarik kepada fans Jakarta, fans Bandung, dan lebih luas lagi kepada seluruh penggemar sepak bola Indonesia.
"Kami ingin menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia, sudah berkembang jauh lebih baik," kata mantan Pelatih Timnas Indoensia ini.
Saat disinggung ketika berhadapan dengan Persib pemain Persija kerap ada yang terkena kartu merah, Shin mengatakan, sebenarnya setiap tim pasti punya pengalaman atau situasi tertentu dalam pertandingan.
"Kalau selama ini tim kami sering mendapatkan kartu merah saat menghadapi Persib, mulai sekarang hal seperti itu harus kami ubah. Kami tidak boleh lagi mendapatkannya," ujar dia.
Jadi, ketika bertanding nanti, kata Shin, pihaknya ingin para pemain bermain fair play, secara sportif, dan memberikan pertandingan yang baik.
"Itu yang akan saya tekankan kepada para pemain," katanya.
Namun, saat ditanya pertandingan sebelumnya Persija kerap melakukan pelanggaran, saat menghadapi Borneo hingga ada yang terkena kartu kuning, Shin menjelaskan, sebenarnya seperti yang telah disampaikan dalam wawancara sebelumnya, pertandingan melawan Borneo memang ada banyak kesalahan dari pihaknya.
"Perjalanan kami juga cukup berat, kami tidak bisa mengatur kondisi dengan baik. Pesawat domestik mengalami keterlambatan sehingga pemain datang sangat terlambat, kami juga tidak bisa menjalani latihan dengan baik," ujar Shin.
Shin mengungkapkan, kalau kondisi pemain tidak bagus, terkadang tubuh tidak bisa mengikuti apa yang dipikirkan atau yang diinginkan.
"Akibatnya, ada beberapa situasi ketika pemain melakukan pelanggaran karena itu, hal tersebut harus kami perbaiki. Kami sudah mempersiapkan tim dengan baik untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu," katanya.
Memang, menurut Shin, ketika pertandingan berlangsung, pelanggaran bisa saja terjadi.
"Namun, yang paling penting adalah kami tidak boleh membuat diri kami sendiri berada dalam situasi berbahaya, atau menciptakan momen berbahaya bagi tim," ucapnya. (*)