Kisah Icha Riyani, Pertemuan dengan Rivaldi Jadi Bagian Penting Perjalanan Karier di Entertainment
Willem Jonata September 11, 2026 10:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perjalanan Icha Riyani di dunia entertainment digital bermula dari sesuatu yang sederhana. 

Perempuan asal Bukittinggi itu awalnya hanya iseng membuat video slowmo setelah merantau seorang diri ke Jakarta. 

Tak disangka, video tersebut justru menjadi pintu masuk bagi Icha untuk menekuni dunia konten hingga membangun kehidupan bersama suaminya, Rivaldi Putra.

Baca juga: Jalan Panjang Karier Baim Wong di Entertainment hingga Jadi Sutradara Film dan Dipercaya Aktor Besar

Icha mulai mengenal dunia konten pada 2019. Saat itu, video slowmo sedang menjadi salah satu tren yang ramai di media sosial. 

Icha pun mencoba membuatnya tanpa memiliki rencana untuk menjadikan aktivitas tersebut sebagai pekerjaan.

“Saya waktu itu memang cuma iseng bikin video slowmo. Belum kepikiran akan serius jadi konten kreator. Awalnya ya karena senang bikin video dan coba-coba saja,” kata Icha di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2026).

Di tahun yang sama, perjalanan Icha kemudian bersinggungan dengan Rivaldi. Keduanya mulai membuat konten bersama, termasuk drama slowmo. 

Intensitas bekerja dan membuat video bersama membuat hubungan keduanya semakin dekat.

Bagi Icha, pertemuan dengan Rivaldi menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier sekaligus kehidupannya. 

Mereka bukan hanya menjadi pasangan, tetapi juga teman seperjuangan yang sama-sama membangun karier melalui dunia digital.

“Awalnya kenal dan bikin konten bareng. Kami sering bikin drama slowmo, dari situ akhirnya semakin dekat," bebernya sambil tertawa.

"Jadi memang perjalanan kami dari awal sudah banyak berhubungan dengan konten,” ungkapnya.

Setelah beberapa waktu menjalani hubungan, Icha dan Rivaldi akhirnya menikah pada 2021. 

Pernikahan tersebut menjadi salah satu pencapaian yang mereka persiapkan bersama, termasuk dengan mengumpulkan penghasilan dari pekerjaan yang mereka jalani.

“Kami waktu itu sama-sama nabung dan kumpulin uang untuk menikah. Jadi biaya pernikahan memang kami usahakan berdua dari hasil kerja,” ujar Icha.

Setelah menikah, Icha tidak berhenti membuat konten. Justru dari waktu ke waktu, ia mulai menemukan bentuk konten yang lebih sesuai dengan dirinya. 

Jika sebelumnya dikenal melalui video slowmo dan drama singkat, Icha kemudian mencoba berbagai format lain seperti daily vlog, konten keseharian, hingga review produk.

Perubahan tersebut membuat perjalanan Icha sebagai kreator semakin berkembang. Salah satu bidang yang kemudian cukup dekat dengannya adalah konten kecantikan, khususnya review skincare dan bodycare.

Menurut Icha, membuat konten review bukan sekadar memperkenalkan sebuah produk. 

Dari konsistensinya membuat konten, Icha perlahan mendapatkan lebih banyak kesempatan di dunia entertainment digital. 

Ia mulai dipercaya bekerja sama dengan berbagai brand dan kemudian menjadi brand ambassador sejumlah produk, terutama dari kategori skincare dan bodycare.

Bagi Icha, perkembangan tersebut menjadi pencapaian tersendiri jika mengingat bagaimana semuanya bermula. Ia datang ke Jakarta seorang diri dari Bukittinggi dan awalnya hanya mencoba mengikuti tren video yang sedang ramai.

Perjalanan sebagai kreator juga memberikan perubahan dalam kehidupan Icha dan Rivaldi. Setelah bertahun-tahun bekerja di dunia konten, keduanya kini telah memiliki rumah dan kendaraan yang diperoleh dari hasil pekerjaan mereka.

“Kalau melihat kehidupan sekarang, saya bersyukur banget," ungkapnya.

"Dulu saya merantau sendiri dari Bukittinggi ke Jakarta. Sekarang alhamdulillah dari hasil ngonten sudah bisa punya rumah dan kendaraan,” tutur Icha.

Meski sudah mendapatkan berbagai pencapaian, Icha menganggap perjalanan kariernya masih jauh dari selesai. 

Ia menyadari dunia media sosial bergerak sangat cepat sehingga seorang kreator harus terus beradaptasi dengan perubahan tren.

Di tengah persaingan tersebut, Icha memilih untuk tetap belajar tanpa meninggalkan karakter yang selama ini dibangunnya bersama para pengikut.

“Pastinya masih mau berkembang. Sekarang tren cepat berubah, jadi sebagai kreator kita harus mau belajar. Saya juga ingin tetap konsisten dan menjadi diri sendiri ketika membuat konten,” ungkap Icha.

Bagi Icha, perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa sesuatu yang awalnya dilakukan tanpa rencana bisa berkembang menjadi sebuah profesi. 

Video slowmo yang dibuat karena iseng pada 2019 perlahan membawanya masuk lebih jauh ke dunia konten, mempertemukannya dengan Rivaldi, sekaligus membuka berbagai kesempatan dalam kariernya.

Kini, Icha masih aktif membuat berbagai konten, mulai dari daily vlog hingga review skincare dan bodycare. Ia juga terus mengembangkan kariernya melalui kerja sama dengan berbagai brand.

Icha Riyani dapat ditemui melalui akun TikTok @ichariyani_ yang kini memiliki sekitar 5,6 juta pengikut. Sementara akun Instagram @icha.riyani memiliki sekitar 327 ribu followers.

Aktivitas bersama Rivaldi juga dibagikan melalui kanal YouTube Rival Icha Family yang telah memiliki sekitar 87 ribu subscriber.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.