Merendah Jelang Lawan Persija, Igor Tolic Tolak Dibuatkan Tifo Bobotoh Sebelum Bawa Persib Juara
Ravianto September 11, 2026 11:45 PM

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Tensi panas laga El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026), tidak membuat pelatih Persib, Igor Tolic, jemawa.

Juru taktik asal Kroasia tersebut justru menunjukkan sikap sangat membumi.

Nama Igor Tolic sempat menjadi sorotan saat laga perdana Super League 2026/2027 lalu.

Kala Persib menumbangkan PSM Makassar 3-1 di Bandung, Bobotoh membentangkan tifo atau koreografi raksasa berwajah Tolic di tribun timur Stadion GBLA sebagai bentuk apresiasi.

Namun, jelang duel krusial melawan Persija yang penuh gengsi dan pertaruhan harga diri, Tolic secara terbuka mengaku bahwa dirinya belum pantas mendapatkan penghormatan setinggi itu dari para pendukung Maung Bandung.

Bahkan, jika Persib berhasil mencuri kemenangan penuh di kandang Macan Kemayoran sekalipun, Tolic merasa torehan satu laga derby tidak serta-merta menjadikannya sosok yang layak dielu-elukan lewat tifo.

Baca juga: Prediksi Line Up Persija vs Persib: STY Pasang 3 Bek, Igor Tolic Andalkan Peralta dan Balsa Sekulic

"Anda harus memenangkan sesuatu, Anda harus bisa membuktikan diri secara konsisten. Tidak ada yang menjadi hebat hanya setelah menjalani satu pertandingan," ujar Igor Tolic dengan tenang, Jumat (11/9/2026).

Menurut mantan juru taktik yang dikenal disiplin ini, nilai tertinggi seorang pelatih di klub sebesar Persib Bandung diukur dari trofi dan konsistensi permainan dalam rentang waktu yang panjang, bukan sekadar kemenangan emosional di awal musim.

"Pada akhirnya jika Anda mendapatkan penghargaan semacam itu, itu bagus. Tapi tidak ada yang berhak mendapatkannya di awal atau sejak permulaan. Kami harus melakukannya secara konsisten dengan cara terbaik," tegasnya.

Menatap duel di SUGBK yang akan dihadiri puluhan ribu suporter tuan rumah tanpa kehadiran suporter tamu, Tolic menekankan kesiapan taktis anak asuhnya.

Meski tak mengambil sesi official training di Jakarta, ia memastikan kondisi tim sangat optimal.

Di samping urusan taktik dan tensi di atas lapangan, Tolic menyisipkan pesan kedewasaan agar persaingan ketat Persib dan Persija tetap berada dalam bingkai koridor olahraga yang aman.

"Saya rasa pihak kepolisian yang paling tahu, dan kami harus mengikuti petunjuk agar semua orang aman."

"Semoga tidak ada kerusuhan, tidak ada hal buruk, pertandingan selesai secara sportif. Siapa yang lebih baik dialah yang menang, tidak ada yang cedera, dan kita semua bisa menikmati sepak bola," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.