TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Komunitas Ojol Kabupaten Mamuju menggelar Aksi Jaga Lingkungan di Jalan Trans Jenderal Sudirman, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Jumat (11/9/2026).
Komunitas Ojol mengajak masyarakat menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dalam kegiatan tersebut, Komunitas Ojol mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan aman.
Baca juga: Komunitas Ojol di Mamuju Dibagikan Helm Gratis Usai Ikuti Giat Safety Riding dan Driving
Koordinator Aksi Jaga Lingkungan, Andi Yusuf, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya Karhutla.
“Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan karena api bisa cepat menyebar, terutama di lahan yang kering," kata Andi Yusuf kepada wartawan.
Ia menambahkan, saat ini sudah ada puluhan titik api (hotspot) di Kabupaten Mamuju, khususnya di wilayah yang terdapat lahan gambut dan alang-alang kering.
Kondisi ini, lanjut Andi Yusuf, tentu perlu menjadi perhatian karena dapat menimbulkan kerugian dan mengancam hewan serta permukiman warga di sekitarnya.
Ia menjelaskan, kebakaran yang bermula dari aktivitas pembakaran yang tidak terkendali dapat meluas ketika kondisi lingkungan kering.
Selain menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, Karhutla juga dapat merusak hutan, mengancam habitat satwa, serta membahayakan permukiman yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Karena itu, komunitas driver ojol mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah sembarangan, termasuk tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.
"Kita semua sebagai masyarakat juga harus proaktif melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran," imbuhnya.
Melalui Aksi Jaga Lingkungan tersebut, Komunitas Ojol Kabupaten Mamuju berharap kesadaran bersama masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan semakin meningkat. (*)