Duduk Perkara Aisar Khaled, Selebgram Malaysia Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Dugaan TPPU Rp5,7 M
Aggi Suzatri September 15, 2026 02:32 AM

TRIBUNSUMSEL.COM - Selebgram asal Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah perusahaan agensi atas dugaan penipuan, penggelapan, hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada Senin (14/9/2026).

Tak main-main, nilai kerugian yang ditanggung pelapor ditaksir menembus Rp5,7 miliar.

Perselisihan ini bermula dari jalinan kerja sama investasi antara pihak agensi dengan Aisar.

Baca juga: Klarifikasi Betrand Peto Bantah Dugaan Kekerasan Seksual, Niat Melerai: Aku Jaga Baik Nama Orang Tua

ART INDONESIA DIANIAYA - konten kreator asal Malaysia, Aisar Khaled mengutuk aksi penganiayaan brutal terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia di Malaysia
ART INDONESIA DIANIAYA - konten kreator asal Malaysia, Aisar Khaled saat mengutuk aksi penganiayaan brutal terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia di Malaysia (Instagram/aisar_khaledd)

Pihak agensi mengaku telah melayangkan somasi sebanyak tiga kali untuk menagih kejelasan, tetapi tidak membuahkan hasil.

"Hari ini mewakili klien kami dalam rangka melaporkan seorang influencer bernama Aisar Khaled, seorang warga negara dari Malaysia. Sudah kami somasi sebanyak tiga kali, tetapi tidak ada jawaban dan tidak ada memberikan informasi mengenai keberadaannya," ujar kuasa hukum pelapor, Machi Ahmad di Polda Metro Jaya, dikutip dari Grid.id, Senin (14/9/2026).

Dalam kesepakatan tersebut, sang influencer menyisakan kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan.

Aisar sempat berjanji akan menyelesaikan sisa kewajiban tersebut melalui komitmen pekerjaan.

"Di perjanjian tersebut, sisa yang belum dibayarkan oleh Aisar sekitar 5,7 miliar. Aisar berjanji kepada klien kami untuk membayar ataupun melakukan pekerjaannya secara live, melalui datang ke event, tapi sampai saat ini tidak ada tanggapan," kata kuasa hukum pelapor lainnya, Michael Sugijanto.

Persoalan ini mendatangkan kekecewaan mendalam lantaran pelapor merasa telah banyak membantu Aisar sejak pertama kali berkarier di Indonesia.

"Klien kami ini orang yang sudah membantu Aisar waktu pertama kali datang ke sini, salah satu yang membantu untuk mendapatkan pekerjaan," terang Michael.

"Nah, kalau sudah dibantu seperti itu oleh klien kami lalu Aisar tetap melakukan tindakan ini atau menghilang, ya ini adalah upaya terakhir kami," sambungnya.

Baca juga: Sebelum Renggang dengan Fuji, Aisar Khaled Bongkar Ada Kesalahpahaman, Sampai Minta Maaf Lewat Chat

Awalnya, pihak agensi berencana membawa persoalan tersebut ke ranah perdata.

Namun, melihat somasi yang diabaikan dan keberadaan terlapor yang berada di luar negeri, pihak agensi memutuskan mengalihkan langkah hukum dari jalur perdata ke pidana.

"Awalnya kita ini memang mau masuknya ke ranah perdata, tapi setelah kita lihat-lihat lagi somasi tidak direspons dan terlapor di luar negeri, kita jadi berpikir lagi. Ini orang waktu bikin perjanjian niatnya memang bikin perjanjian, atau ada niat untuk menipu, menggelapkan, atau bahkan mencuci uang," tegas Michael.

Pihak pelapor mengaku terputus komunikasi dengan Aisar sejak Juli lalu dan kini sepenuhnya menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

"Daripada kita ke sana tidak mendapatkan hasil, kenapa kita tidak minta tolong kepada pihak yang berwajib aja. Karena upaya iktikad baik kita sudah cukup, bahkan berlebih," pungkasnya.

Profil Aisar Khaled

Aisar Khaled adalah seorang influencer, pengusaha, aktor, dan model asal Malaysia.

Ia lahir di Kuala Lumpur, Malaysia, 6 Agustus 2000.

Namanya mulai dikenal masyarakat Indonesia ketika dirinya berusaha mendekati Fuji, adik dari Fadly Faisal.

Sejak saat itu, kemunculan Aisar Khaled di dunia hiburan Indonesia sering tersorot.

Apalagi ia sempat bertanding tinju dengan Fadly Faisal, kakak Fuji.

Diketahui, ayah Aisar Khaled, Khaled Kamel, berasal dari Palestina dan bermukim di Yordania, ibunya orang Malaysia bernama Roslina Abdul Rashid. 

Aisar juga memiliki dua saudara laki-laki, Aus Khaled dan Anas Khaled, yang juga aktif di media sosial.

Aisar Khaled memulai kariernya sebagai konten kreator dan influencer dengan jutaan pengikut di platform media sosial.

Selain aktif di media sosial, ia juga terjun ke dunia bisnis, mengelola usaha di bidang kuliner dan parfum.

Selain itu, ia juga sempat membintangi sebuah film berjudul "Hantu Ke Lima" (2021).

Di kalangan netizen Indonesia, Aisar Khaled dijuluki "Sultan Malaysia".

Alasannya, karena gaya hidupnya yang glamor dan koleksi properti di beberapa negara seperti Malaysia, Indonesia, dan Yordania.

Selama berkiprah di dunia hiburan, Aisar Khaled sering melakukan kolaborasi dan membuat konten bersama selebritas Indonesia, membangun jaringan yang luas di industri hiburan Tanah Air.

Saat ini, Aisar dikabarkan dekat dengan selebgram Tanah Air sekaligus mantan kekasih Willie Salim, yakni Vilmei.

Ikuti dan bergabung dalam saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.