Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Badan Kehormatan (BK) DPRD Lombok Timur memanggil anggotanya berinisial YS untuk memberikan klarifikasi terkait unggahan Instagram Story yang memperlihatkan latar botol minuman keras saat berwisata.
YS telah memenuhi panggilan BK dan memberikan penjelasan mengenai unggahan tersebut.
Ketua DPRD Lombok Timur, M. Yusri, mengatakan BK telah meminta klarifikasi langsung dari YS. Dalam keterangannya, YS mengakui botol minuman tersebut milik rekannya dan menyatakan tidak ikut mengonsumsinya.
"Jadi sudah dipanggil oleh BK untuk mendengar langsung klarifikasinya. Ia memang mengakui itu minuman milik rekannya, tapi ia tidak ikut meminumnya," jelasnya pada Jumat (11/9/2026).
Menurut Yusri, unggahan tersebut kemudian menimbulkan berbagai asumsi dan persepsi di tengah masyarakat. Namun, berdasarkan hasil klarifikasi yang disampaikan kepada BK, tidak ditemukan adanya pesta minuman keras.
Yusri menyebut persoalan utama terletak pada keputusan YS mengunggah momen tersebut ke Instagram. Unggahan itu dinilai dapat menimbulkan tafsir yang beragam di tengah publik.
"Perlu diluruskan kalau tidak ada pesta minum dari hasil klarifikasinya. Hanya saja salahnya dia (YS) mengunggahnya di Instagram memunculkan persepsi yang beragam," tuturnya.
Baca juga: DPRD NTB Desak Supervisi Ketat Penyajian MBG Usai Kasus Keracunan Ratusan Siswa di Lombok Tengah
Terkait keberadaan botol minuman tersebut, Yusri mengatakan pihaknya telah memberikan teguran kepada YS. Ia juga menyebut telah mendengar langsung klarifikasi YS kepada BK mengenai kepemilikan minuman tersebut.
"Dia tidak berani minum, kan dia juga bersama adiknya yang perempuan. Tapi memang botol itu yang memunculkan persepsi negatif dan kita minta lebih bijak lagi bermedia sosial. YS juga telah mengakui kesalahan dan meminta maaf untuk pertama dan terakhir kalinya ia lakukan," pungkasnya.
(*)