Pengamat Ungkap Tiga Pekerjaan Rumah Suahasil Nazara Setelah Gantikan Purbaya
Muhamad Syarif Abdussalam September 15, 2026 08:44 AM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suahasil Nazara langsung menghadapi sejumlah pekerjaan rumah setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pengamat Ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, mengatakan, pekerjaan utama Suahasil setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan adalah memastikan transisi berjalan mulus serta memberikan kepastian mengenai arah kebijakan fiskal kepada pasar.

Presiden resmi menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026).

Suahasil bukan merupakan figur baru di lingkungan Kementerian Keuangan karena sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang dalam kebijakan fiskal, termasuk pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal.

"Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara, menurut saya perlu dilihat sebagai bagian dari penyesuaian arah kebijakan ekonomi pemerintah, bukan serta-merta dimaknai bahwa seluruh kinerja Pak Purbaya tidak sesuai harapan," kata Rizaldy kepada Tribun Jabar, Selasa (15/9/2026).

Pengamat Ekonomi Universitas Islam Nusantara Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy haaaa
Pengamat Ekonomi Universitas Islam Nusantara Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy.

Ia menilai, alasan politik internal di balik reshuffle merupakan kewenangan Presiden.

Karena itu, menurutnya, perlu kehati-hatian untuk menyimpulkan bahwa pergantian tersebut terjadi karena kinerja Purbaya tidak memenuhi ekspektasi.

Namun dari sisi ekonomi, Rizaldy melihat dalam periode terakhir terdapat sejumlah perhatian pasar terhadap arah kebijakan fiskal pemerintah.

“Di antaranya pelemahan rupiah, peningkatan tekanan defisit, serta sejumlah kebijakan dan komunikasi pemerintah yang dinilai menimbulkan ketidakpastian,” ucapnya.

Reuters juga melaporkan adanya kekhawatiran investor dan analis terhadap arah kebijakan tersebut, termasuk setelah muncul perbedaan pernyataan mengenai kontribusi Danantara kepada APBN.

Rizaldy mengatakan, dalam jangka pendek, pergantian Menteri Keuangan dapat memunculkan volatilitas di pasar.

Investor juga dapat mengambil sikap wait and see untuk melihat apakah pergantian figur tersebut akan diikuti perubahan kebijakan fiskal.

"Pasar tidak hanya menilai siapa orangnya, tetapi juga apakah kebijakan fiskal akan berubah," ujarnya.

Meski demikian, penunjukan Suahasil justru dapat menjadi sinyal kesinambungan kebijakan.

Hal itu karena Suahasil berasal dari internal Kementerian Keuangan dan telah lama terlibat dalam penyusunan kebijakan fiskal.

“Salah satu pernyataan awal Suahasil juga menekankan pentingnya menjaga kredibilitas APBN dan memastikan defisit fiskal tetap berada di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Rizaldy menilai pergantian Menteri Keuangan tidak otomatis membuat kepercayaan investor menurun.

Menurutnya, yang akan lebih menentukan adalah langkah pemerintah dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.

Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yakni konsistensi kebijakan, disiplin fiskal, serta komunikasi pemerintah kepada pasar.

"Kalau transisinya berjalan mulus dan pemerintah mampu memberikan kepastian mengenai arah APBN serta menjaga fundamental ekonomi, kepercayaan investor justru bisa kembali menguat," katanya.

Rizaldy menegaskan, pergantian figur di posisi Menteri Keuangan bukan persoalan utama bagi investor.

Hal yang lebih dikhawatirkan adalah munculnya ketidakpastian terhadap arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah.

"Pasar sebenarnya tidak terlalu takut terhadap pergantian figur. Yang paling dihindari investor adalah ketidakpastian kebijakan."

"Karena itu tugas Menteri Keuangan yang baru adalah memastikan bahwa pergantian kepemimpinan tidak berarti perubahan mendadak dalam disiplin fiskal, tetapi justru memperkuat kredibilitas dan kepastian arah ekonomi Indonesia," jelasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.