Respons Danantara Disebut Purbaya Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara: Kita Bicara dengan Menkeu Baru
Pandu Widarwoko September 15, 2026 09:56 AM

- Di tengah pergantian jabatan Menteri Keuangan, masalah setoran keuntungan (dividen) Rp120 triliun kepada negara kembali disorot.

Pasalnya, eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyebut bahwa Danantara merasa keberatan untuk menyetorkan keuntungan tersebut.

Menanggapi hal ini, CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut pihaknya akan berbincang dengan Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara.

Suahasil resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Bendahara Negara menggantikan Purbaya.

Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (14/9/2026).

"Ya, nanti kita akan bicara semua lah ya. Tapi ini kan baru, nanti kita akan bicara dengan Kementerian Keuangan, dengan Pak Menkeu pada minggu ini saya kira," kata Rosan di Istana, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Sebelumnya, Purbaya sempat mengungkap bahwa Danantara masih keberatan dengan rencana penyetoran sebagian keuntungan kepada negara sekitar Rp120 triliun.

Ia mengatakan pihak Danantara bahkan mengaku tidak tahu adanya rencana setoran tersebut.

"Ah, dia katanya bilang, saya (Danantara) nggak tahu. Tapi itu perintah presiden. Danantaranya yang janji ke Presiden," sebut Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).

Meski Danantara masih keberatan, Purbaya memastikan kontribusi tersebut tetap akan masuk ke kas negara.

Menurutnya, setoran Rp120 triliun ditargetkan menjadi tambahan buffer fiskal pemerintah pada tahun ini.

Saat ditanya mengenai sumber dana tersebut, Purbaya mengatakan dana itu berasal dari keuntungan Danantara.

Namun, ia belum memastikan apakah nantinya akan diberikan dalam bentuk dividen.

"Dari keuntungan. Mungkin (dividen), saya nggak tahu nanti, yang janji kan Pak Rosan ke Bapak Presiden. Saya terima aja, kan enak," lanjutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.