TRIBUNNEWS.COM - Kontroversi VAR yang mewarnai Derby Manchester antara Manchester United vs Manchester City berbuntut panjang.
Badan perwasitan sepak bola Inggris, Pro Ref, memutuskan mengistirahatkan dua perangkat VAR yang bertugas pada Derby Manchester di Old Trafford.
Keduanya adalah Matt Donohue selaku wasit VAR dan Blake Antrobus yang bertugas sebagai asisten VAR.
Donohue dan Antrobus tidak mendapat penugasan untuk pekan kelima Liga Inggris 2026/2027 setelah dinilai melakukan kesalahan dalam proses pengesahan gol Erling Haaland.
Keduanya setidaknya tidak akan kembali bertugas sampai setelah jeda internasional September-Oktober. Penugasan mereka berikutnya juga akan ditinjau oleh Pro Ref.
Kesalahan tersebut terjadi dalam pertandingan Manchester United vs Manchester City di Old Trafford, Minggu (13/9/2026).
City akhirnya menang tipis 1-0 berkat gol Haaland pada menit ke-60.
Namun, gol tersebut sejak awal memicu perdebatan. Haaland sempat dinyatakan offside setelah menerima bola dalam proses serangan Manchester City.
Namun, keputusan tersebut kemudian berubah setelah VAR melakukan pemeriksaan.
Teknologi semi-otomatis memastikan Haaland berada dalam posisi onside karena masih sejajar oleh bek MU, Patrick Dorgu.
VAR kemudian merekomendasikan agar gol disahkan.
Masalahnya, ada satu detail penting yang luput dari perhatian.
Enzo Fernandez berada dalam posisi offside ketika mencoba menanduk bola sebelum akhirnya serangan berujung pada penyelesaian Haaland.
Fernandez memang tidak menyentuh bola. Namun, pergerakannya dinilai memengaruhi aksi bertahan Lisandro Martinez.
Menurut Pro Ref, kondisi tersebut seharusnya membuat VAR meminta wasit Michael Oliver melakukan pemeriksaan langsung melalui monitor di pinggir lapangan.
Kesalahan itulah yang kemudian diakui Pro Ref beberapa jam setelah pertandingan.
Badan perwasitan Inggris tersebut bahkan menghubungi Manchester United untuk menyampaikan pengakuan atas kesalahan penilaian tersebut.
Baca juga: Jadwal Piala Carabao: Pelampiasan Manchester United, Liverpool vs Spurs Adu Inkonsistensi
Blunder tersebut akhirnya berujung pada keputusan untuk memarkir Donohue dan Antrobus.
Dilansir dari Sky Sports, keduanya tidak masuk daftar perangkat pertandingan untuk pekan kelima Liga Inggris.
Ini menjadi salah satu konsekuensi paling nyata dari kesalahan VAR pada awal musim 2026/2027.
Pro Ref sendiri dipimpin Howard Webb, mantan wasit Premier League yang kini menjadi figur utama dalam badan perwasitan Inggris.
Sky Sports melaporkan Donohue dan Antrobus merupakan dua ofisial yang bertugas di ruang VAR saat kontroversi gol Haaland tersebut.
Kesalahan tersebut juga mendapat sorotan dari mantan bek Liverpool, Jamie Carragher.
Carragher menilai keputusan untuk tetap mengesahkan gol Haaland merupakan kesalahan besar, terutama karena pertandingan tersebut adalah salah satu laga paling bergengsi di sepak bola Inggris.
"Itu keputusan yang buruk. Kita semua melihatnya dan sepertinya offside," kata Carragher, dikutip dari Sky Sports.
Menurut Carragher, perhatian VAR terlalu tertuju pada posisi Haaland dan gagal melihat peran Fernandez dalam proses terjadinya gol.
"Mereka terlalu terobsesi dengan Haaland yang berada dalam posisi onside. Mereka tidak terlalu memperhatikan detail tentang Fernandez di tengah dan pemahaman tentang dampaknya," ujarnya.
Carragher juga menilai kesalahan tersebut terasa semakin besar karena hanya ada satu gol dalam pertandingan Derby Manchester.
"Apa yang terjadi kemarin adalah kesalahan besar dan itu adalah pertandingan yang sangat penting. Salah satu pertandingan terbesar bukan hanya di liga kami, tetapi di seluruh dunia," lanjutnya.
Hasil tersebut membuat Manchester City terus melanjutkan kesempurnaan di awal musim dengan empat kemenangan dari empat laga.
Sementara Manchester United gagal bangkit setelah diimbangi Everton pada pekan sebelumnya.




















(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)