Hendak Jenguk Petani Korban Perampokan, AKBP Adam Purbantoro Diadang Puluhan Warga Pagar Alam
Odi Aria September 15, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM- Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro S.Ik sempat terkejut ketika rombongannya dihentikan puluhan warga saat hendak menjenguk Hudri, petani kopi asal Desa Pematang Bango yang menjadi korban perampokan.

Puluhan warga menghadang kendaraan Kapolres dengan membawa sejumlah spanduk dan meneriakkan dukungan.

Aksi tersebut ternyata bukan bentuk protes, melainkan ungkapan terima kasih kepada jajaran Polres Pagar Alam.

Warga memberikan apresiasi setelah polisi berhasil mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan yang menimpa Hudri.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan pencurian kopi dengan jumlah sekitar 1 ton.

Momen itu terjadi ketika Kapolres Adam hendak mengunjungi langsung Hudri. Dalam perjalanan menuju kediaman korban, rombongan Kapolres dihentikan pihak keluarga bersama sejumlah warga.

Alih-alih menyampaikan keluhan, warga justru menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus yang sempat meresahkan tersebut.

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro mengaku terharu dengan sambutan yang diberikan keluarga korban dan masyarakat.

"Awalnya saya cukup terkejut ketika kendaraan kami dihentikan dan dihadang warga. Tetapi setelah mengetahui bahwa ini adalah bentuk dukungan dan apresiasi kepada Polres Pagar Alam, tentu saya merasa terharu," ujar Adam.

Menurut Adam, dukungan masyarakat menjadi energi bagi kepolisian untuk terus bekerja memberikan rasa aman dan memastikan setiap perkara ditangani sesuai ketentuan hukum.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat," katanya.

Salah satu anggota keluarga korban, Zeri, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pagar Alam yang telah berhasil mengungkap perkara tersebut.

"Kami dari keluarga korban sangat berterima kasih kepada Polres Pagar Alam yang sudah bekerja dan berhasil mengungkap kasus ini. Kami sangat mendukung kinerja polisi," ujar Zeri.

Keluarga korban juga berharap proses hukum terhadap para pelaku dapat berjalan hingga tuntas dan memberikan hukuman yang setimpal.

"Kami mendukung Polres Pagar Alam untuk memproses para pelaku sesuai hukum dan mendapatkan hukuman seberat-beratnya," tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres turut didampingi Kanit Pidum Polres Pagar Alam Ipda Dusman SH. Kehadiran jajaran kepolisian sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap korban setelah kasus tersebut berhasil diungkap.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Riyanto SE mengatakan, dukungan spontan dari keluarga korban dan masyarakat menunjukkan adanya kepercayaan terhadap langkah kepolisian dalam menangani perkara tindak pidana.

"Dukungan dari keluarga korban dan masyarakat tentu menjadi hal yang sangat berarti bagi kami. Polres Pagar Alam akan terus berkomitmen menangani setiap perkara secara profesional dan sesuai dengan proses hukum yang berlaku," ujar Riyanto.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.