Antrean Bio Solar di Bengkulu Masih Mengular, Sopir Truk Mengaku Antre Sejak Semalam
Rita Lismini September 12, 2026 04:41 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis bio solar masih mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bengkulu, Sabtu (12/9/2026).

Pantauan TribunBengkulu.com di SPBU Bumiayu, antrean kendaraan yang hendak mendapatkan bio solar terlihat memanjang dari dalam area SPBU hingga keluar ke badan jalan. 

Bahkan, barisan kendaraan tampak mengular hingga mendekati Lampu Traffic Light Simpang Tiga Sungai Rupat.

Kondisi tersebut membuat kendaraan, terutama truk angkutan, harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mendapatkan bio solar.

Panjang antrean juga membuat aktivitas kendaraan di sekitar kawasan SPBU harus berlangsung dengan lebih hati-hati. 

Kendaraan yang mengantre memenuhi sisi badan jalan karena panjangnya barisan kendaraan yang hendak mengisi BBM subsidi tersebut.

Situasi ini menunjukkan antrean bio solar di Kota Bengkulu masih menjadi persoalan bagi para pengemudi yang membutuhkan bahan bakar untuk menjalankan aktivitas mereka.

Sopir Truk Antre Sejak Jumat Malam

Salah seorang sopir truk, Fadli, mengaku sudah berada di lokasi sejak Jumat (11/9/2026) malam. 

Ia memilih bertahan di tengah antrean dengan harapan dapat memperoleh bio solar pada Sabtu pagi hingga siang.

Menurut Fadli, dirinya bukan satu-satunya sopir yang memilih mengantre sejak malam. Mayoritas sopir truk angkutan juga melakukan hal serupa karena ingin mendapatkan bio solar.

"Saya sudah antre sejak Jumat malam. Mudah-mudahan hari ini bisa mendapatkan BBM," kata Fadli saat ditemui di tengah antrean.

Lamanya waktu menunggu membuat para pengemudi harus mengalokasikan waktu lebih banyak hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

Bagi sopir truk, ketersediaan bio solar menjadi bagian penting untuk mendukung aktivitas pengangkutan. 

Ketika harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean, aktivitas mereka tentu ikut tertunda.

Fadli berharap kondisi antrean bio solar dapat segera teratasi sehingga para sopir tidak harus menghabiskan waktu terlalu lama di SPBU.

Antrean Bio Solar Tak Hanya di SPBU Bumiayu

Menurut Fadli, antrean panjang untuk mendapatkan bio solar bukan hanya terjadi di SPBU Bumiayu.

Kondisi serupa, kata dia, juga terlihat di sejumlah SPBU lain di Kota Bengkulu yang menyediakan bio solar.

Beberapa di antaranya yakni SPBU Kandang, SPBU Kilometer 8, serta SPBU Betungan.

"Ini bukan hanya di SPBU Bumiayu. Di SPBU lain yang menyediakan bio solar juga antreannya panjang, seperti di Kandang, KM 8, dan Betungan," ujar Fadli.

Kondisi tersebut membuat para sopir harus mempertimbangkan lokasi SPBU yang akan didatangi. 

Namun, ketika sejumlah SPBU sama-sama dipadati kendaraan, pilihan untuk berpindah lokasi juga belum tentu membuat waktu tunggu menjadi lebih singkat.

Gubernur Bengkulu Minta Warga Tak Panik

Sebelumnya, antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu juga telah mendapat perhatian dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Helmi Hasan meminta masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi antrean BBM yang terjadi.

Menurutnya, pemerintah memastikan stok BBM subsidi di Bengkulu tetap aman meskipun sebelumnya sempat terjadi keterlambatan dalam penyaluran.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons kekhawatiran masyarakat yang melihat antrean kendaraan semakin panjang di sejumlah SPBU.

Pemerintah juga meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.