TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kontingen Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumatera Utara (Sumut) berhasil merebut gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) POBSI 2026 setelah menunggu selama sembilan tahun.
Gelar juara umum tersebut dipastikan setelah para pebiliar Sumut tampil dominan pada Kejurnas POBSI 2026 yang berlangsung di Lantai 4 iNews Tower, Jakarta Pusat, 5-11 September 2026.
Keberhasilan ini sekaligus mengulang pencapaian POBSI Sumut saat menjadi juara umum Kejurnas pada 2017. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum POBSI Sumut H. M. Hidayat Batubara, gelar tersebut akhirnya kembali dibawa pulang ke Sumatera Utara.
Pada Kejurnas kali ini, POBSI Sumut mengoleksi sembilan medali, terdiri dari tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu dari 12 nomor yang dipertandingkan.
Raihan tersebut menempatkan Sumut di posisi teratas klasemen akhir sekaligus mengungguli kontingen Jawa Tengah dan Kepulauan Riau yang menjadi pesaing dalam perebutan gelar juara umum.
Prestasi tersebut tidak lepas dari kontribusi sejumlah pebiliar andalan Sumut yang mampu tampil konsisten di berbagai nomor pertandingan.
Marlando Sihombing menjadi salah satu penyumbang emas terbanyak bagi Sumut. Ia berhasil meraih dua medali emas masing-masing dari nomor English Billiard Frame dan English Billiard Point.
Satu medali emas lainnya dipersembahkan pasangan Jefri Zen dan Punguan H. Sihombing dari nomor Ganda 10 Ball.
Sementara itu, tiga medali perak Sumut masing-masing disumbangkan Jaka Kurniawan Ginting dari nomor English Billiard Frame, Hotmaruli Simarmata dari nomor English Billiard Point, serta Punguan H. Sihombing dari nomor Carom One Cushion.
Adapun tiga medali perunggu diraih Diko Pito Perdana dari nomor Snooker 6 Red, Punguan H. Sihombing dari nomor Single Bola 10 Putra, serta pasangan Iqbal Wahyu R dan Aldi Hutahaean dari nomor Double Bola 9 Putra.
Dengan torehan tersebut, Sumut tidak hanya berhasil mengumpulkan medali, tetapi juga memastikan dominasi dalam perolehan medali hingga akhirnya berhak membawa pulang trofi juara umum.
Momen penyerahan trofi menjadi puncak keberhasilan kontingen Sumut. Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo menyerahkan langsung piala juara umum kepada Ketua POBSI Sumut H. M. Hidayat Batubara.
Hidayat mengaku terharu sekaligus bangga karena gelar juara umum yang terakhir diraih Sumut pada 2017 akhirnya kembali ke Sumatera Utara.
"Ini kemenangan kita bersama selaku warga Sumatera Utara. Terima kasih untuk perjuangan para atlet, dan terima kasih untuk doa masyarakat Sumatera Utara," ujar Hidayat.
Menurut Hidayat, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga biliar di Sumatera Utara mulai menunjukkan hasil. Ia menilai pencapaian para atlet di Kejurnas 2026 juga menjadi momentum kebangkitan prestasi biliar Sumut di tingkat nasional.
Meski demikian, Hidayat meminta para atlet tidak cepat berpuas diri dengan keberhasilan tersebut. Ia berharap para pebiliar Sumut tetap menjaga konsistensi latihan dan mempersiapkan diri menghadapi agenda yang lebih besar.
"Jangan cepat berpuas diri. Tetaplah berlatih dan persiapkan diri dari sekarang menuju PON XXII NTT/NTB tahun 2028 mendatang," pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)