WNA Australia Jatuh dari Tebing Pantai Klingking , Sempat Tersangkut Sebelum Terjun ke Bibir Pantai
Putu Kartika Viktriani September 12, 2026 06:03 PM

SEMARAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Seorang wisatawan asal Australia, Cronin Brianna Lani (29) terjatuh dari tebing saat berwisata di Pantai Klingking di Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung Bali pada Sabtu 12 September 2026 pagi.

Sebelum terjatuh ke ke bibir pantai, korban sempat  tersangkut di tebing sebelah selatan Pantai Klingking.

Namun, sebelum berhasil dievakuasi, korban kembali terjatuh hingga ke bibir pantai.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.45 Wita. 

 

Saat itu, seorang wisatawan memberikan informasi kepada petugas lifeguard Pantai Klingking, I Nyoman Jaya, jika ada seorang WNA tersangkut di tebing sebelah selatan pantai.

"Mendapat informasi tersebut, petugas lifeguard kemudian melakukan pengecekan ke lokasi. Didapati seorang WNA berada di bagian tebing," ujar Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Sabtu 12 September 2026.

Baca juga: Kronologi Kasus Pengeroyokan Maut di Mess Badung Bali, Berawal dari Suara Benturan Seng Toilet

Karena korban berasa di posisi yang sulit dijangkau, petugas lifeguard tersebut kemudian berupaya meminta bantuan dengan menghubungi rekannya, I Nyoman Pageh.

Namun, situasi berubah menjadi tragis.

Saat petugas tengah berupaya meminta bantuan, korban justru kembali terjatuh dari tebing.

Korban kemudian jatuh hingga tergeletak tidak sadarkan diri di bibir Pantai Klingking.

Informasi mengenai korban yang terjatuh tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Nusa Penida dan Tim Basarnas Nusa Penida.

Petugas gabungan bersama masyarakat sekitar langsung melakukan evakuasi, dengan menuruni tebing Pantai Klingking.

Proses evakuasi dilakukan melalui jalur darat dari kawasan pantai, dengan menaiki tebing Pantai Klingking yang terjal.

"Namun saat ditemukan di bibir pantai, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ungkapnya.

Korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju Klinik Griya Medica di Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida.

Dari pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka akibat terjatuh dan terbentur batu tebing.

Korban mengalami patah tulang pada bagian tangan kiri dan kaki. Selain itu, terdapat luka sobek pada kaki kanan serta luka gores akibat batu tebing di sejumlah bagian tubuh.

Setelah dievakuasi, jenazah korban untuk sementara berada di Klinik Griya Medica Banjar Nyuh, Desa Ped.

Jenazah selanjutnya direncanakan dititipkan di Rumah Sakit Gema Santi sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

"Pihak kepolisian masih melakukan penanganan terkait peristiwa tersebut, termasuk koordinasi dengan pihak terkait dan kedutaan negara asal korban," jelasnya. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.