Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Seorang pria di Pringsewu, Lampung, ditemukan tak bernyawa di rumahnya.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Pringsewu Kembali Terjadi, Medan Curam Hambat Proses Pemadaman
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mengatakan, beberapa jam sebelum ditemukan meninggal, korban sempat terlihat merintih kesakitan sambil memegang bagian dada.
Korban diketahui bernama Iwan Kurniawan (48), warga RT 02 LK 3, Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu.
Iwan diketahui mengalami gangguan jiwa dan mengonsumsi obat yang berkaitan dengan kondisi yang dideritanya.
Korban ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (13/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Namun, perlu dikonfirmasi kembali, sebab 13 September 2026 jatuh pada Minggu.
Penemuan jasad Iwan bermula ketika Asmianto (46), warga Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, hendak berpamitan pulang setelah menjenguk anaknya yang tinggal kos di rumah korban.
Saat hendak pulang, Asmianto melihat Iwan dalam posisi tidur terlentang.
Saksi kemudian mencoba memastikan kondisi korban, namun Iwan tidak memberikan respons.
Setelah dilakukan pengecekan, korban diduga telah meninggal dunia.
Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparatur kelurahan dan kepolisian.
Mendapat laporan itu, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Dari hasil pemeriksaan medis, Iwan dinyatakan telah meninggal dunia. Korban diperkirakan meninggal sekitar 6-8 jam sebelum ditemukan.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Ramon mengatakan, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Ramon, Sabtu (12/9/2026) siang.
Polisi juga menemukan sejumlah obat di dekat korban.
Obat tersebut diketahui merupakan obat penenang yang berkaitan dengan gangguan kejiwaan dan diduga kerap dikonsumsi korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan awal di lokasi, polisi tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam kematian korban.
“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit yang dideritanya dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana,” ujarnya.
Sebelum ditemukan meninggal, korban ternyata sempat terlihat dalam kondisi kesakitan.
Keterangan tersebut diperoleh polisi dari dua remaja yang tinggal kos di rumah korban.
Pada malam sebelum Iwan ditemukan tak bernyawa, keduanya sempat melihat korban merintih kesakitan sambil memegang bagian dada.
Namun, kedua remaja tersebut kemudian meninggalkan korban setelah Iwan memberikan isyarat agar keduanya pergi.
Tak disangka, beberapa jam kemudian korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Polisi masih mendalami keterangan para saksi dan mencocokkannya dengan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum korban meninggal dunia.
Meski demikian, hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi juga belum menemukan adanya indikasi bahwa kematian Iwan berkaitan dengan tindak pidana.
Peristiwa tersebut kemudian ditangani oleh kepolisian bersama tenaga medis sesuai prosedur yang berlaku.
Kabupaten Pringsewu adalah kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia. Ibu Kota Pringsewu adalah Kecamatan Pringsewu. Pringsewu terletak sekitar 37 kilometer sebelah Barat dari Kota Bandar Lampung yang merupakan Ibu kota provinsi.
Saat ini Kabupaten Pringsewu dipimpin oleh Bupati Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Umi Laila.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)