SURYA.co.id, LAMONGAN - Persis Solo tak ingin terlena menghadapi Persela Lamongan, Jawa Timur, pada laga perdana Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026) sore.
Selain kualitas pemain, Persis Solo memberikan perhatian khusus terhadap sosok Bima Sakti yang dipercaya menangani Persela musim ini.
Pelatih Persis Solo, Ricky Nelson, menilai pengalaman Bima Sakti menjadi salah satu faktor yang dapat membuat Persela tampil berbahaya, terlebih pada pertandingan perdana yang dimainkan di hadapan pendukung sendiri.
Baca juga: Suporter Persela Lamongan Kembali ke Stadion, Masfuk Ingatkan Soal Sportivitas
Ricky Nelson mengaku cukup mengenal karakter Bima Sakti sebagai pelatih.
Menurutnya, pengalaman Bima dalam menangani tim, termasuk pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia, membuat Persela menjadi lawan yang patut diwaspadai.
“Saya cukup kenal coach Bima, dia pelatih yang bagus, pelatih sangat berpengalaman dalam menangani tim. Sehingga kami benar-benar memperhatikan sekali,” kata Ricky Nelson dalam jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (12/9/2026).
Ricky menilai tangan dingin Bima semakin berpotensi menghadirkan masalah bagi Persis karena Persela memiliki sejumlah pemain berpengalaman dan talenta muda.
“Kita tahu ada Dendy, ada Hendro, Hambali, Yudho, juga beberapa pemain muda potensial,” ucap pelatih berusia 46 tahun tersebut.
Persis Solo memiliki modal persiapan dengan mempelajari permainan Persela selama pramusim.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pertandingan uji coba Persela saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).
Meski mengaku belum memiliki banyak referensi pertandingan Persela, Ricky memastikan timnya telah melakukan analisis terhadap kekuatan calon lawan.
“Tapi kami sudah melihat juga, sudah mempelajarinya walaupun gak banyak,” tambahnya.
Dari persiapan tersebut, Persis Solo berharap mampu memberikan perlawanan dan membawa pulang hasil maksimal dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
“Mudah-mudahan kami bisa memberikan perlawanan luar biasa, supaya mendapatkan tiga poin di Lamongan,” pungkas Ricky.
Pemain Persis Solo, Asep Berlian, memiliki pandangan serupa mengenai kekuatan Persela.
Ia menilai Persela di bawah asuhan Bima Sakti telah menjelma menjadi tim yang tangguh.
Faktor lain yang menjadi perhatian adalah dukungan suporter.
Persela akan menjalani pertandingan kandang dengan dukungan langsung pendukungnya setelah sepanjang musim sebelumnya tidak dapat merasakan atmosfer tersebut akibat sanksi.
Kembalinya suporter ke Stadion Surajaya membuat pertandingan perdana Championship 2026/2027 semakin dinantikan.
Meski menyadari tantangan tersebut, Asep memastikan skuad Persis Solo berada dalam kondisi siap menghadapi Persela.
Ia mengatakan seluruh pemain telah mendapatkan pembekalan dari tim pelatih selama masa persiapan.
“Tapi saya pribadi dan temen-temen dalam kondisi siap. Semua sudah diberikan coach dalam masa persiapan,” kata Asep Berlian.
Persis Solo pun bertekad tidak sekadar bertahan menghadapi tekanan tuan rumah.
“Yang pasti kami akan memberikan perlawanan di pertandingan besok, semoga pertandingan dimudahkan dan diberikan kemenangan,” harapnya.
Laga Persela Lamongan kontra Persis Solo diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengawali perjalanan di Championship 2026/2027 dengan target meraih hasil positif.