Disebut Kembali Jadi Trader, Purbaya: Memang Keahlian Saya
Immanuel Christian September 15, 2026 02:30 PM

Liputan6.com, Jakarta - Setelah satu tahun mengurus keuangan negara, Purbaya Yudhi Sadewa bersiap kembali ke dunia yang sudah lama dikenalnya sebelum menjadi Menteri Keuangan: trading. Ia mengatakan, tidak tertarik mengejar jabatan pemerintahan baru dan memilih kembali menjalani aktivitas sebagai trader setelah meninggalkan kursi Menteri Keuangan.

"Kalau jadi trader, itu memang keahlian saya dari dulu,” kata Purbaya kepada wartawan seusai serah terima jabatan Menteri Keuangan di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Purbaya mengatakan trading bukan aktivitas baru baginya. Ia bahkan mengaku pernah mengajarkan keahlian tersebut kepada anaknya yang kini juga aktif di bidang itu.

“Anak saya aja, saya yang ngajarin,” ujarnya.

Keputusan kembali menjadi trader menandai perubahan aktivitas Purbaya setelah satu tahun berada di pusat pengambilan kebijakan ekonomi dan fiskal. Ia kini tidak lagi harus memikirkan APBN dan kebijakan Kementerian Keuangan, melainkan kembali pada aktivitas yang telah menjadi bagian dari kehidupannya sebelum masuk pemerintahan.

Purbaya juga menegaskan dirinya tidak berminat kembali menduduki jabatan publik dalam waktu dekat. Ia menilai satu tahun memimpin Kementerian Keuangan sudah cukup dan kini waktunya kembali menjalani kehidupan setelah pensiun.

"Sudah pensiun, ya sudahlah,” kata Purbaya.

Selain trading, Purbaya memiliki rencana sederhana untuk mengisi waktu setelah meninggalkan pemerintahan. Ia ingin pulang dan memancing ikan di kolam belakang rumah.

"Habis ini mau pulang mancing di belakang rumah. Mancing ikan, nguji air, senilak. Gue punya kolam di belakang, jadi bisa mancing di belakang rumah,” ujarnya.

Purbaya Resmi Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil Nazara

Gangguan di jalur pasokan energi strategis, Selat Hormuz, meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar akan keamanan pasokan jangka panjang. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) sesaat sebelum rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Gangguan di jalur pasokan energi strategis, Selat Hormuz, meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar akan keamanan pasokan jangka panjang. Tampak dalam foto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) sesaat sebelum rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Sebelumnya, tampuk kepemimpinan Menteri Keuangan (Menkeu) resmi berpindah dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara. Acara serah terima berlangsung di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Tampak Purbaya dan Suahasil yang sama-sama mengenakan jas hitam berdiri sejajar saat acara serah terima dimulai.

Usai lagu Indonesia Raya selesai berkumandang, keduanya maju ke meja kayu dan menandatangani surat Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penanda berpindahnya jabatan Menteri Keuangan.

Purbaya pun mendapatkan kesempatan memberikan sambutan pertama. Dia menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama Kemenkeu dalam setahun terakhir.

“Bagi saya hari ini adalah momen penting. Kalau waktu itu saya datang, boleh ngomong panjang, karena untuk menciptakan optimisme sebenarnya. Kalau sekarang kan saya akan serahkan ke Bapak (Suahasil). Jadi saya hanya ngomong pendek saja. Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” ujar Purbaya.

Bersambut, Suahasil juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Purbaya atas kepimpinan selama 12 bulan terakhir.

"Memperkenalkan kementerian keuangan dengan cara bekerja yang kemudian menjadi refleksi seluruh pekerjaan kemenkeu bahkan pekerjaan kemenkeu ada yang diterima masyarakat dan baru tahu," jelas dia.

Purbaya dinilai telah melanjutkan warisan Kementerian Keuangan sebagai instansi pengelola keuangan negara dengan memperkuat kolaborasi lintas unit.

“Ini adalah situasi yang saya warisi, dan saya ingin mengucapkan terima kasih untuk itu,” ujar Suahasil.

Menkeu Suahasil pun meminta dukungan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan pekerjaan Kemenkeu dengan terus meningkatkan kolaborasi.

“Mohon dapat dibukakan pintu kerja sama selanjutnya, seiring dengan amanah yang saya terima sebagai Menteri Keuangan untuk menyelesaikan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024–2029. Kita akan bertemu lagi dalam berbagai kesempatan lainnya,” ujar dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.