TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Keluarga Ponco Budi Raharjo (46), warga Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, masih menunggu kabar keberadaan Ponco setelah KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Ponco tercatat sebagai salah satu penumpang kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Ia berada di kapal tersebut untuk mengawal kendaraan ekspedisi yang membawa barang menuju Kalimantan.
Istri Ponco, Enik Tri Widayati (41), mengatakan perjalanan menuju Banjarmasin merupakan rute pertama yang dijalani suaminya. Selama ini, Ponco lebih sering mengawal armada ekspedisi dengan tujuan Samarinda.
Ponco sebelumnya berangkat dari Jakarta dengan membawa kendaraan ekspedisi menuju Surabaya. Dari Surabaya, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kalimantan menggunakan kapal.
Baca juga: Keluarga di Banyuwangi Lega, Dede Selamat dari Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
Enik mengatakan komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.02 WIB. Saat itu, Ponco masih sempat mengabarkan kepada keluarga bahwa kapal yang ditumpanginya akan segera berangkat.
Setelah komunikasi tersebut, Enik tidak lagi mendapat kabar dari Ponco. Kabar mengenai musibah KM Virgo Transport 8 justru diterimanya dari rekan sesama sopir melalui grup WhatsApp.
Rekan Ponco mengirimkan foto truk dan SIM pengemudi kepada Enik untuk memastikan apakah kendaraan tersebut merupakan armada yang dibawa suaminya. Setelah memastikan hal tersebut, Enik mulai mengikuti perkembangan pencarian Ponco.
Untuk membantu proses pencarian dan identifikasi, Enik juga telah menyampaikan ciri-ciri suaminya. Ponco diketahui memiliki tahi lalat di bagian bawah pipi sebelah kanan, berjanggut, berkulit gelap, dan bertubuh agak gemuk. Saat terakhir berkomunikasi, ia disebut mengenakan baju bermotif garis-garis atau lorek.
Ponco telah sekitar satu tahun bekerja sebagai kernet truk ekspedisi. Sebelum pekerjaan tersebut, ia pernah bekerja di kapal tongkang pengangkut batu bara.
Pekerjaan sebagai kernet dijalani Ponco untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk biaya pendidikan dua putri kembarnya, Savira Niken Raharjo dan Tiara Niken Raharjo, yang kini berusia 19 tahun dan menempuh pendidikan di Universitas Jember.
Enik berharap suaminya segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga. Ia juga menyebut tidak merasakan firasat khusus sebelum Ponco berangkat menjalankan pekerjaannya.
Sementara itu, pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih dilakukan oleh tim SAR gabungan di perairan Masalembo.
Berdasarkan data Basarnas, kapal tersebut membawa 243 orang. Sebanyak 114 orang telah dievakuasi, dengan rincian 108 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia.
Masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap para penumpang yang masih dinyatakan hilang, termasuk Ponco Budi Raharjo.