Selamat dari KM Virgo, 25 Warga Jabar Menangis Haru Ditelepon KDM, Dijanjikan Rp6 Juta per Orang
Ratino Taufik September 15, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tangis sejumlah korban selamat KM Virgo Transport 8 pecah di depan Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) siang.

Mereka merupakan bagian dari 25 warga asal Jawa Barat yang berhasil dievakuasi setelah KM Virgo Transport 8 terbalik di perairan Laut Jawa.

Setelah selamat dari musibah tersebut, mereka kini menghadapi persoalan lain. Sebagian tidak lagi memiliki identitas maupun bekal untuk kembali ke kampung halaman.

Di tengah kondisi itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menghubungi mereka melalui panggilan video.

Sejumlah korban berkumpul di depan Posko Basarnas. Melalui layar telepon genggam, KDM menanyakan langsung kondisi dan kendala yang mereka hadapi di Banjarmasin.

“Kendalanya apa aja? Gak ada bekal ya? Nanti kalau saya kirim uang bisa pulang kan?” tanya KDM melalui sambungan video.

KDM kemudian menyampaikan akan memberikan bantuan sebesar Rp6 juta kepada masing-masing warga Jawa Barat tersebut.

“Nanti per orang saya kirim uang Rp6 juta ya. Untuk makan selama di sana, pulangnya naik pesawat, jangan naik kapal lagi,” ucapnya.

Mendengar ucapan tersebut, suasana di depan posko berubah haru.

Baca juga: Pencarian Korban KM Virgo Diperluas hingga 4.600 Mil Laut, Sejumlah Armada Dikerahkan

Sejumlah korban yang sebelumnya menyimak percakapan tak mampu menahan tangis. Mereka berseru mengucapkan terima kasih kepada KDM yang berbicara langsung dengan mereka.

Kepada wartawan melalui sambungan video yang sama, KDM mengatakan bantuan diberikan agar para korban memiliki bekal selama masih berada di Banjarmasin hingga kembali ke daerah masing-masing.

“Untuk pesawat pulang saya siapin bekal, agar selama di sana mereka tidak kelaparan. Uangnya Rp6 juta, Rp1 juta beli baju, sisanya buat bekal di sana. Kalau nyisa sampai rumah, buat keluarga di rumah,” katanya.

Tetua Paguyuban Sunda di Kalimantan Selatan, Mamah Kakarabijil mengatakan terdapat 25 warga Jawa Barat yang berhasil dievakuasi dari KM Virgo Transport 8.

Mereka berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Garut, Cianjur, Bandung dan Bogor. Warga asal Garut disebut menjadi kelompok terbanyak.

“Kalau totalnya 25 orang Sunda di sini. Sebagian ada yang di hotel, ada yang di rumah sakit. Ini banyak, ada yang dari Garut, Cianjur, Bandung, Bogor juga. Yang banyak dari Garut,” katanya.

Dari 25 orang tersebut, 23 di antaranya merupakan kru yang bekerja pada bagian katering KM Virgo Transport 8. Sedangkan dua lainnya merupakan penumpang.

“Ini mereka pekerja katering di dalam kapal. Ada dua penumpang juga. Jadi 23 orang kru, dua orang penumpang,” ujarnya.

Mamah Kakarabijil mengatakan Paguyuban Sunda di Kalimantan Selatan ikut membantu kebutuhan para korban selama berada di Banjarmasin, termasuk mencarikan jalan keluar terkait dokumen identitas mereka yang hilang.

Menurutnya, persoalan identitas para korban akan dikoordinasikan lebih lanjut agar proses kepulangan mereka tidak terkendala.

“Untuk identitas dirundingkan. Kebetulan kita di Kalsel ada Paguyuban Sunda,” ujarnya.

Ia menyebut bantuan dari KDM nantinya dapat digunakan para korban sejak masih berada di Banjarmasin hingga kembali ke kampung halaman masing-masing. (Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.