Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Dua siswa kelas XII SMA Immanuel Bandar Lampung, Lian Martinus Pasaribu (17) dan Laurensius Kevin Pasaribu (17), sukses menorehkan deretan prestasi gemilang di bidang olahraga tinju (boxing) serta renang.
Perjuangan sengit dan disiplin latihan ketat yang dilakoni keduanya selama bertahun-tahun berbuah manis dengan raihan puluhan medali emas, perak, hingga perunggu di level daerah maupun nasional.
Lian konsisten memfokuskan karirnya pada olahraga tarung tinju sejak duduk di bangku kelas 6 SD, sementara Kevin mengeksplorasi bakatnya di lintasan renang sekaligus menguji nyali di arena boxing.
Perjalanan pantang menyerah dua sahabat ini menjadi bukti nyata kesungguhan generasi muda dalam menemukan jati diri serta mengharumkan nama sekolah dan daerah.
Prestasi yang berhasil dikumpulkan kedua pelajar ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para remaja lain untuk tekun memupuk passion positif di bidang olahraga.
Konsistensi Lian di dunia boxing teruji lewat masa latihan panjang selama enam tahun. Awalnya, ia mengaku sempat dibayangi rasa takut terhadap olahraga kontak fisik tersebut.
"Dulu pasti ada rasa takut karena tidak biasa olahraga tarung. Latihannya keras, tubuh saya yang masih kecil saat SD harus beradaptasi sampai beberapa kali lebam dan keseleo. Tapi lama-kelamaan jadi terbiasa," kata Lian saat menceritakan pengalaman awalnya, Selasa (15/9/2026).
Titik balik Lian terjadi sekitar lima hingga enam bulan setelah mulai berlatih, ketika ia memberanikan diri tampil di kompetisi perdana dan berhasil membawa pulang medali perak. Capaian tersebut membakar semangatnya untuk terus memoles teknik dan ketahanan fisik.
Sejak saat itu, deretan medali emas berhasil ia koleksi, di antaranya Medali Emas Wali Kota Cup berturut-turut pada 2022, 2023, 2024, dan 2025, serta Emas Gubernur Cup periode 2022, 2023, dan 2024.
Lian juga menyabet Emas Porprov Cup 2022, Emas FORNAS 2023, Emas Lampung Fight (2024–2025), Emas Metro Boxing Class 2026, Emas Polresta Bandar Lampung Boxing Clash 2026, serta Perak Laskar Lampung.
Ia pun dianugerahi gelar Petinju Terbaik Gubernur Cup 2023 dan Petinju Favorit Wali Kota Cup 2025.
"Kalau ada perlombaan, biasanya pagi dan sore tetap latihan. Saat latihan memang terasa sakit karena di situ tubuh dibentuk, tapi pas tanding adrenalin terpacu jadi tidak begitu terasa."
"Saya menemukan jati diri di boxing ini dan bercita-cita ingin menjadi PNS di bidang olahraga atau masuk militer," tutur Lian.
Berbeda dengan Lian, Laurensius Kevin Pasaribu melintasi perjalanan olahraga yang dinamis.
Sebelum fokus berenang, Kevin telah mencoba berbagai cabang olahraga mulai dari futsal, sepak bola, hingga bola voli sejak SMP.
Memasuki jenjang SMA, Kevin mulai fokus mengejar prestasi di cabang renang, namun rasa ingin tahunya membawa ia ikut menjajal latihan boxing bersama Lian pada kelas XI.
"Saya penasaran dan ingin mendapat pengalaman baru. Tapi setelah tanding di event Laskar Lampung di PKOR Way Halim, hari pertama rahang terasa keras, bisep kencang, dan pusing."
"Dari situ saya sadar passion utama saya bukan di olahraga tarung, melainkan di renang yang rasanya lebih rileks dan menjadi mood booster," jelas Kevin.
Pilihan Kevin untuk kembali menekuni renang terbukti tepat dengan lahirnya deretan prestasi.
Pada Lampung Student Olympic (LSO) 2026, ia meraih Juara 1 nomor 50 meter gaya dada, Juara 2 nomor 25 meter gaya dada, dan Juara 3 nomor 25 meter gaya bebas.
Sebelumnya, di Krapsi Babinsa 21 Cup 2025, Kevin meraih Juara 3 nomor 25 meter gaya bebas, dilanjutkan Juara 2 nomor 25 meter gaya dada serta gaya bebas pada Kejurda Akuatik Lampung 2026.
Capaian manisnya berlanjut di Piala Kemenpora RI 2026 dengan memboyong Juara 2 pada nomor 50 meter gaya dada, 25 meter gaya dada, dan 25 meter gaya bebas.
"Meski sempat diragukan orang tua saat mau ikut boxing, bagi saya mencoba berbagai hal bukanlah kegagalan. Justru dari berbagai pengalaman itulah saya belajar menemukan minat dan passion yang sejati," tutup Kevin.
SMA Immanuel Bandar Lampung merupakan satu di antara lembaga pendidikan menengah swasta berbasis Kristen yang terakreditasi A, beralamat di Jalan Dr. Susilo No. 6, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung.
Sekolah ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang akademik dan non-akademik yang memadai, seperti laboratorium IPA terpadu, laboratorium komputer, perpustakaan digital, serta lapangan olahraga multifungsi (indoor dan outdoor) yang mendukung pengembangan bakat peserta didik.
SMA Immanuel Bandar Lampung dikenal memiliki iklim pendidikan yang mendukung pencapaian prestasi siswa secara seimbang antara aspek akademis dan non-akademis.
Sekolah memberikan ruang serta fleksibilitas izin latihan bagi para siswa atlet untuk mengikuti kejuaraan di tingkat kota, provinsi, hingga nasional, sehingga melahirkan lulusan berbakat di bidang seni, sains, dan olahraga.
(Tribunlampung.co.id/Bintang Puji Anggraini)