Purbaya Dicopot Usai Rombak Pejabat Pajak dan Bea Cukai? Akui Tak Ada Masalah Kebijakan Presiden
Ilham Fazrir Harahap September 15, 2026 03:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Purbaya Yudhi Sadewa buka suara usai mendadak dicopot dari jabatannya Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (15/9/2026).

Purbaya mengaku sudah mengetahui keputusan pergantian dirinya sehari sebelum prosesi serah terima jabatan (sertijab).

Ia mengaku tidak mempermasalahkan keputusan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Purbaya menegaskan bahwa pergantian menteri merupakan hak prerogatif presiden yang harus dihormati.

"Ya, kita sudah hitung-hitung kira-kira 50-50 lah," ujar Purbaya ketika ditanya kapan mengetahui dirinya akan diganti.

Baca juga: Usai Dicopot Prabowo, Purbaya Ngaku Ingin Mancing Sambil Melamun ‘Kenapa Dipecat Haha’

Ia mengatakan, keputusan tersebut akhirnya membuat dirinya merasa lebih tenang karena tidak lagi harus memikirkan tugas sebagai menteri.

"Ya udah happy. Happy bebas. Artinya nanti malam saya bisa tidur tenang," kata Purbaya, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube KompasTV, Selasa (15/9/2026).

Purbaya Lakukan Perombakan Pejabat Pajak dan Bea Cukai

Saat ditanya mengenai kemungkinan alasan dirinya diganti, Purbaya menduga perombakan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang dilakukannya beberapa hari sebelumnya mungkin berkaitan dengan keputusan tersebut.

Purbaya diketahui melakukan perombakan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan pada 10 September 2026.

Baca juga: Bertambah Lagi Korban Keracunan MBG di Asahan Jadi 22 Siswa, Wabup Endus Kesalahan Pengelolaan

DIPANGGIL PRESIDEN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Igman Ibrahim/Tribunnews.com)
DIPANGGIL PRESIDEN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Igman Ibrahim/Tribunnews.com) (Tribunnews.com)

Namun, ia tidak menyebut secara pasti apakah kebijakan tersebut menjadi alasan Presiden Prabowo melakukan reshuffle.

"Berarti karena itu sebagian ya? Itu kan hak prerogatif presiden," ujarnya.

Purbaya juga menegaskan bahwa selama menjabat, dirinya tidak memiliki persoalan dengan kebijakan Presiden.

"Enggak ada. Kebijakan kita ngikutin semua kebijakan presiden. Amanlah itu," kata dia.

Menurut Purbaya, dirinya memilih menerima keputusan tersebut dan mengikuti arahan Presiden Prabowo. Ia juga menyerahkan kelanjutan berbagai kebijakan serta keputusan yang telah dibuat selama dirinya menjabat kepada Menteri Keuangan yang baru.

SK Pejabat yang Telah Dilantik Masih Bisa Diubah

Purbaya turut ditanya mengenai status sejumlah pegawai yang sebelumnya dilantik di bawah kepemimpinannya, termasuk kebijakan yang berkaitan dengan struktur dan anggaran. Ia mengatakan keputusan selanjutnya berada di tangan Menteri Keuangan yang baru.

"Kalau terkait dengan pemotongan anggaran enggak tahu, tergantung menteri yang baru lah," ujar Purbaya.

Ketika ditanya apakah surat keputusan (SK) pejabat yang sebelumnya telah dilantik otomatis tidak berlaku setelah pergantian menteri, Purbaya mengatakan SK tersebut pada dasarnya tetap berlaku.

"Harusnya berlaku, tapi kan dia bisa rubah," katanya.

Dengan demikian, Menteri Keuangan yang baru memiliki kewenangan untuk melakukan penyesuaian terhadap kebijakan maupun susunan pejabat di lingkungan kementerian.

Tak Berniat Kembali Jadi Menteri

Setelah meninggalkan jabatan Menteri Keuangan, Purbaya memastikan dirinya tidak memiliki rencana untuk kembali menjadi pejabat negara. Ia bahkan menepis pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya kembali masuk pemerintahan atau menduduki jabatan lain.

"Enggak sama sekali. Sama sekali," tegas Purbaya.

Purbaya juga membantah jika dirinya tengah mempersiapkan diri untuk menjadi menteri kembali ataupun mengejar jabatan publik lainnya.

Menurut dia, setelah menyelesaikan tugas sebagai Menteri Keuangan, dirinya ingin menikmati masa pensiun.

Mau Mancing Dulu sambil Melamun

Ia mengaku ingin menghabiskan waktunya dengan memancing agar bisa punya waktu untuk melamun.

Hal itu diungkapkan Purbaya setelah acara serah terima jabatan Menteri Keuangan RI kepada Suahasil Nazara di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

“Habis ini mau mancing di belakang rumah,” ucap Purbaya menjawab pertanyaan wartawan soal aktivitasnya setelah tak lagi jadi Menteri Keuangan.

Purbaya tak segan menjawab ikan yang akan ia pancing.

“Mancing (ikan) mujair, nila. (Senyum). Gue punya kolam di belakang rumah,” ucapnya lalu tersenyum.

Purbaya kembali melanjutkan jawabnya dengan memperagakan ala pemancing yang menarik joran dan berkelakar.

 Jawaban Purbaya ini membuat wartawan tertawa.

“Mancing sambil melamun. Kenapa dipecat. Haha,” kata Purbaya lalu tertawa.

(Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.