Tumbangkan Persib di Menit Akhir, Jakmania Optimistis Persija Juara di Era Shin Tae-yong
Willem Jonata September 12, 2026 08:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Gelombang kegembiraan membuncah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (12/9/2026) sore. Pendukung setia Persija Jakarta, The Jakmania, meluapkan euforia luar biasa usai tim kesayangannya berhasil menumbangkan sang rival abadi, Persib Bandung, dengan skor tipis 2-1 secara dramatis pada menit-menit akhir babak kedua di pekan kedua Super League 2026/2027.

Keriuhan tak hanya menggema di tribun dalam stadion, tetapi juga memecah keheningan area luar GBK. Ribuan suporter bersorak sorai, menyanyikan yel-yel kemenangan, dan saling berpelukan begitu peluit panjang ditiup wasit.

Baca juga: Hasil Akhir Persija vs Persib: Ivan Mamut Pahlawan, Macan Kemayoran Kembali Menang setelah 3 Tahun

Dua Jakmania asal Jakarta Selatan, Radi (Mampang) dan Diwa (Pancoran), tak sanggup menyembunyikan rasa bahagianya.

Bagi mereka, hasil manis ini menjadi penawar dahaga usai tiga tahun Macan Kemayoran gagal mengamankan kemenangan dari Pangeran Biru.

"Pasti senang banget! Ada tiga faktor kenapa kemenangan ini terasa sangat spesial: kita main di rumah sendiri, sudah tiga tahun tidak menang atas Persib, dan yang paling penting, kita mengalahkan mereka saat Persib sedang kuat-kuatnya," ujar Radi penuh semangat.

Deg-degan di Menit Kritis

Meski berakhir pesta, pertandingan yang berlangsung panas itu sempat menguji ketahanan jantung para suporter. Saat Persib berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-80, suasana stadion sempat tegang dan diselimuti kekhawatiran.

"Jujur deg-degan parah! Kacau sih itu. Waktu kedudukan berubah seri di menit 80-an, kami sempat down," aku Diwa seraya disambut anggukan Radi.

"Tapi dari segi permainan kita memang pantas menang, dan akhirnya dikasih gol penentu di ujung laga."

Di balik selebrasi tersebut, Jakmania juga mengapresiasi kinerja pelatih anyar, Shin Tae-yong. Kendati menilai sektor pertahanan masih kerap kecolongan, mereka optimistis tangan dingin pelatih asal Korea Selatan itu mampu membawa Persija melangkah jauh hingga tangga juara.

Rasa percaya diri yang meluap bahkan membuat harapan mereka melambung tinggi untuk dekade mendatang.

"Pelatih-pelatih sebelumnya cuma bisa ngasih harapan juara. Tapi bersama pelatih baru, peluang juara terasa jauh lebih realistis. Harapannya sudah pasti juara! Kalau bisa, sampai tahun 2036 Persija juara terus!" pungkas Radi tertawa.

(Wartakotalive.com/ Ari)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.