TRIBUNJATIM.COM - Apple membuat keputusan yang cukup berbeda dari kebiasaan sebelumnya setelah memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada Rabu, 9 September 2026.
Alih-alih menurunkan harga iPhone generasi sebelumnya, Apple justru menaikkan harga sejumlah model yang masih dipasarkan melalui situs resminya.
Salah satu model yang mengalami kenaikan adalah iPhone 17.
Sebelumnya, perangkat tersebut dibanderol mulai dari 799 dolar AS atau sekitar Rp14 jutaan.
Kini, harga awal iPhone 17 menjadi 899 dolar AS atau sekitar Rp16 jutaan.
Artinya, terdapat kenaikan sebesar 100 dolar AS atau sekitar Rp1,7 juta.
Baca juga: Daftar Android dan iPhone yang Tak Lagi Didukung WhatsApp Mulai September 2026
Kenaikan harga tidak hanya berlaku untuk iPhone 17.
Beberapa model lainnya juga mengalami perubahan harga setelah peluncuran seri iPhone terbaru.
iPhone 16, misalnya, kini dijual dengan harga mulai 799 dolar AS atau sekitar Rp14 jutaan.
Sebelumnya, perangkat tersebut dipasarkan mulai 699 dolar AS atau sekitar Rp12 jutaan.
Harga iPhone 17e juga mengalami kenaikan.
Model tersebut sebelumnya dibanderol 599 dolar AS atau sekitar Rp10,5 jutaan, tetapi kini harganya menjadi 699 dolar AS.
Hal serupa terjadi pada iPhone Air.
Harga perangkat yang sebelumnya berada di angka 999 dolar AS atau sekitar Rp17,5 jutaan kini meningkat menjadi 1.099 dolar AS atau sekitar Rp19 jutaan.
Kenaikan harga sejumlah model lama ini menjadi perhatian karena biasanya Apple melakukan strategi berbeda ketika meluncurkan generasi baru.
Pada tahun-tahun sebelumnya, harga model iPhone yang lebih lama umumnya diturunkan setelah perangkat generasi terbaru diperkenalkan.
Strategi tersebut membuat model lama menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi konsumen.
Namun, setelah peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max kali ini, sejumlah harga justru bergerak naik.
Baca juga: Daftar Harga iPhone Terbaru September 2026, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur
Selain menaikkan harga sejumlah model lama, Apple juga menghentikan produksi iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max setelah memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Langkah tersebut membuat lini iPhone yang tersedia saat ini mengalami perubahan cukup signifikan.
Baca juga: iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Bawa Chip A20 Pro dan Lensa Kamera Adaptif
Di sisi kelas premium, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max kini menjadi penerus langsung seri Pro sebelumnya.
iPhone 18 Pro dibanderol mulai 1.199 dolar AS (sekitar Rp20 jutaan), sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai 1.299 dolar AS (sekitar Rp22 jutaan).
Keduanya lebih mahal 100 dolar AS dibandingkan harga awal iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max, menurut laporan Bloomberg.
Baca juga: Daftar Harga iPhone Terbaru yang Kini Mengalami Kenaikan, Mulai iPhone 15, iPhone 16 dan iPhone 17
Kenaikan harga ini sebelumnya telah diperkirakan sejumlah analis, terutama karena meningkatnya biaya komponen memori dan penyimpanan.
Permintaan besar dari industri kecerdasan buatan (AI) terhadap chip memori turut memperketat pasokan dan mendorong kenaikan biaya produksi.
CEO Apple Tim Cook sebelumnya juga telah memberikan sinyal mengenai kemungkinan kenaikan harga.
Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal pada Juni lalu, Cook mengatakan Apple berupaya mengurangi dampak kenaikan biaya terhadap konsumen, tetapi kenaikan harga pada akhirnya sulit dihindari.
Cook bahkan menggambarkan kondisi pasokan memori saat ini seperti banjir yang hanya terjadi sekali dalam satu abad.
"Saya belum pernah melihat hal seperti ini di area mana pun selama lebih dari 40 tahun," ujar Tim Cook.
Laporan ini menunjukkan peluncuran iPhone 18 Pro tidak hanya menghadirkan perangkat baru, tetapi juga mengubah struktur harga iPhone yang masih tersedia.
Konsumen yang sebelumnya berharap harga iPhone generasi lama turun justru harus menghadapi kenaikan 100 dolar AS pada beberapa model.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com