Inter Kediri Runner-up Piala Soeratin U-17 Jatim, Skuad Disiapkan untuk POPDA dan Porprov 2029
Rendy Nicko September 12, 2026 10:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Perjalanan Inter Kediri di Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026 berakhir sebagai runner-up. Bermain di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (12/9/2026), Inter Kediri harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 1-3.

Inter Kediri sebenarnya mampu memberikan perlawanan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir. Bahkan, tim tuan rumah sempat berada di atas angin setelah Roni Susanto mencetak gol pada menit ke-50.

Keunggulan Inter Kediri bertahan hingga menit ke-69. Persebaya kemudian berhasil menyamakan kedudukan melalui Sebastian Pratama Panjaitan dan membuat pertandingan kembali berjalan ketat.

Memasuki penghujung laga, Persebaya justru mampu membalikkan keadaan. Farentino Kevin mencetak gol pada menit ke-89 untuk membawa Persebaya.

Baca juga: Persik Kediri Bangkit di Laga Kedua Super League 20206, Marcos Reina : Kemenangan Penting

Pada masa tambahan waktu, Persebaya kembali mencetak gol melalui Ichiko Adhezta Noviyanto Pratama pada menit 90+2. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Persebaya. Laga Inter Kediri vs Persebaya 1-3 dan tim tuan rumah harus menelan kekalahan.

Meski gagal mengangkat trofi juara, pencapaian Inter Kediri hingga babak final mendapat apresiasi dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. Ia meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan karena perjalanan mereka masih panjang.

"Jangan berkecil hati. Ini bukan akhir dari pertandingan adik-adik, tetapi masih banyak kesempatan lain yang bisa diikuti," kata Vinanda.

Menurut Vinanda, keberhasilan Inter Kediri mencapai final menjadi capaian yang patut dibanggakan. Terlebih, tim tersebut harus melewati persaingan dengan puluhan tim sejak kompetisi dimulai.

"Walaupun adik-adik tidak menjadi juara pertama, adik-adik sudah berhasil mengalahkan kurang lebih 69 tim. Dari awal sampai sekarang adik-adik berhasil meraih juara kedua," terangnya.

Vinanda berharap hasil di Piala Soeratin dapat menjadi pengalaman bagi para pemain untuk terus berkembang. Ia meyakini para pemain Inter Kediri memiliki peluang untuk menjadi pesepak bola yang membanggakan Kota Kediri di masa mendatang.

"Saya percaya adik-adik nantinya bisa menjadi atlet-atlet hebat dari Kota Kediri. Tetap semangat. Hari ini adik-adik bisa belajar dan melihat bahwa meskipun tidak menjadi juara pertama, kalian sudah berhasil mencapai juara kedua," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Kediri Tomi Ari Wibowo menilai performa Inter Kediri sepanjang turnamen menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, sejumlah evaluasi yang diberikan kepada pemain sejak pertandingan awal hingga final telah mampu diterapkan di lapangan.

"Dari sisi permainan tadi alhamdulillah bagus. Dari pertandingan pertama sampai hari ini, evaluasi yang diberikan juga tercapai. Kemampuan anak-anak sudah bagus," kata Tomi.

Tomi menyebut aspek fisik menjadi salah satu evaluasi setelah Inter Kediri kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir. Menurutnya, karakter Persebaya yang tetap memberikan tekanan hingga penghujung laga menjadi salah satu faktor yang harus dipelajari para pemain.

"Dari awal sudah saya sampaikan harus hati-hati di fisik. Persebaya dari pertandingan pertama memang sering menang di menit-menit terakhir. Tadi juga terbukti, di menit terakhir mereka terus menyerang," ujarnya.

Meski Piala Soeratin U-17 telah berakhir, Askot PSSI Kota Kediri memastikan skuad Inter Kediri tidak langsung dibubarkan. Kerangka tim tersebut akan dipertahankan sebagai bagian dari program pembinaan pemain muda untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya.

"Tim ini tidak kita bubarkan. Nanti tim ini persiapan untuk POPDA dan Porprov 2029. Ini jangka panjang. Barangkali nanti kita akan punya 60 pemain, sementara ini baru 30 pemain," jelas Tomi.

Program latihan bersama dan pemusatan latihan juga akan kembali dilakukan. Persiapan tersebut menjadi bagian dari target jangka panjang pembinaan sepak bola Kota Kediri, terutama menghadapi Porprov 2029 yang akan digelar di Kota Kediri sebagai tuan rumah.

"Untuk Porprov 2029, kita kan tuan rumah, kita sudah mulai siapkan dari sekarang. Tim ini juga akan kita ikutkan POPDA nanti bulan November di Ngawi," pungkasnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.