BANGKAPOS.COM - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, membuktikan kejelian taktiknya dengan sukses meredam pergerakan Thom Haye saat melakoni laga sengit melawan Persib Bandung.
Juru taktik yang juga pernah menangani Timnas Indonesia itu berhasil membawa Macan Kemayoran membungkam perlawanan Maung Bandung dengan skor tipis 2-1.
Dalam laga tersebut, Thom Haye yang digadang-gadang menjadi jendral lapangan tengah Persib dibuat tak berkutik oleh skema racikan Shin Tae-yong.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Haye tampak kesulitan untuk menunjukkan pengaruh besarnya di lini tengah.
Sang juara bertahan Super League itu pun akhirnya harus mengakui keunggulan Persija setelah berjuang sepanjang 90 menit.
Persija berhasil membuka keunggulan melalui gol Alexander Jeremejeff pada menit ke-41 dan memastikan kemenangan lewat tandukan Ivan Mamut pada menit ke-60+5.
Sementara itu, Persib Bandung hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Balsa Sekulic pada menit ke-81.
Haye sebenarnya dipercaya tampil sejak menit pertama oleh pelatih Persib, Igor Tolic.
Gelandang andalan Timnas Indonesia tersebut dipasang sebagai salah satu poros utama permainan Persib untuk menahan gempuran Macan Kemayoran.
Namun, sepanjang pertandingan berlangsung, pergerakan Haye terlihat sangat terbatas akibat kawalan ketat lawan.
Salah satu faktor utamanya adalah pengawalan disiplin yang dilakukan oleh gelandang Persija, Fabio Calonego.
Calonego secara konsisten menutup ruang gerak Haye sehingga pemain berusia 31 tahun tersebut kesulitan mengatur tempo permainan Maung Bandung.
Situasi tersebut membuat kontribusi Haye di lapangan tidak terlalu menonjol sepanjang laga.
Berdasarkan data dari Lapangbola, Haye hanya mencatatkan 21 umpan sukses selama memegang peran di lapangan hijau.
Haye bahkan tidak bermain penuh setelah ditarik keluar oleh Igor Tolic pada menit ke-62 untuk digantikan oleh Dedi Kusnandar.
Salah satu momen terbaik Haye hanya lahir melalui situasi bola mati di pertengahan laga.
Eksekusi tendangan bebas yang dilepaskannya sempat mengancam gawang Persija sebelum disundul Gabriel Mutombo, meski akhirnya dapat diamankan kiper Nadeo Argawinata.
Selebihnya, Haye cukup kesulitan memberikan dampak besar bagi skema permainan Persib secara keseluruhan.
Performa tersebut menjadi catatan tersendiri mengingat Haye tampil sangat gemilang pada laga pembuka Super League sebelumnya.
Saat Persib menggilas PSM Makassar 3-1, Haye turut menyumbang satu asis penting bagi kemenangan timnya.
Namun, ketika bertanding menghadapi Persija, ia gagal mengulang performa impresif tersebut.
Menariknya, duel sengit antara Persija dan Persib kali ini juga menjadi arena reuni bagi Shin Tae-yong dengan deretan mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia.
Tercatat ada 11 pemain yang pernah merasakan tempaan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia yang tampil bertanding pada laga El Clasico ini.
Di kubu Persija, terdapat nama Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Victor Dethan, Pratama Arhan, dan Jordi Amat.
Sementara di skuad Persib, ada Eliano Reijnders, Adam Alis, Thom Haye, Kakang Rudianto, serta Ragnar Oratmangoen.
Baca juga: Putu Panji Beberkan Lawan Tangguh Timnas Indonesia U20 di Piala Asia U20 2027
Sebelum laga bergulir, situasi unik tersebut sempat menjadi sorotan hangat pencinta sepak bola nasional.
Banyak pihak memprediksi para mantan pemain Timnas Indonesia akan dengan mudah membaca strategi Shin Tae-yong karena sudah paham karakter taktiknya.
Namun, fakta di atas lapangan justru menunjukkan hal yang sebaliknya.
Shin Tae-yong membuktikan bahwa pendekatan taktik yang digunakannya terus mengalami perkembangan dinamis.
Persija tidak hanya mengandalkan satu skema monoton, melainkan kerap mengubah pendekatan dari pressing tinggi hingga umpan langsung ke lini depan.
Variasi taktik tersebut terbukti ampuh membuat barisan pemain Persib kesulitan menemukan irama permainan terbaik mereka.
Thom Haye menjadi salah satu pemain yang paling merasakan dampak dari kejelian strategi juru taktik asal Korea Selatan tersebut.
Ketika Haye dikunci dan kehilangan ruang gerak, Persib otomatis kehilangan pilar utamanya dalam mengalirkan bola ke lini depan.
Hasil manis ini sekaligus mengakhiri penantian panjang lebih dari tiga tahun bagi Persija untuk kembali menundukkan Persib.
Kali terakhir Macan Kemayoran sukses mengalahkan Maung Bandung terjadi pada 31 Maret 2023 silam dengan skor 2-0.
Kini, Shin Tae-yong sukses membawa Persija menyapu bersih kemenangan di awal musim dengan menumbangkan juara bertahan dan runner-up Super League musim lalu.
Persija selanjutnya akan berusaha mempertahankan tren positif ini saat menjamu Java United pada Sabtu (19/9/2026) mendatang.


















(sumber : Tribunnews)