SERAMBINEWS.COM, PIDIE – Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) MAHIA (Ma’had Hidayatullah Al Aziziyah) Mali Guyui menggelar Musabaqah Lomba Pidato Bahasa Indonesia perdana di Bale Beton Dayah MAHIA, Kota Bakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (12/9/2026) malam.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti 22 santri dari dua kelas perlombaan. Para santri mendapat dukungan dari wali murid yang hadir menyaksikan penampilan peserta.
Lomba pidato dibagi menjadi dua kategori, yakni Kelas TPA untuk santri berusia 8-11 tahun dan Kelas TQA bagi santri berusia 12-16 tahun.
Baca juga: Hardikda Aceh ke-67 di SMA Negeri 2 Peusangan, Siswa Ikut Lomba Pidato Bahasa Aceh
Dari kategori TPA, sebanyak 13 santri mengikuti perlombaan, sedangkan kategori TQA diikuti sembilan santri. Total terdapat 22 peserta yang tampil dari 25 santri yang sebelumnya mendaftar.
Pimpinan TPQ MAHIA, Abina Tgk H Mukhlisuddin, mengatakan tiga peserta lainnya tidak dapat mengikuti perlombaan karena tidak hadir saat penarikan nomor tampil.
Menurutnya, lomba tersebut menjadi sarana bagi para santri untuk melatih keberanian berbicara di depan umum sekaligus meningkatkan kemampuan menyampaikan materi.
Baca juga: Mahasiswa Asing Unimal Juara Lomba Pidato Balai Bahasa Provinsi Aceh
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh santri dan mendorong mereka untuk terus berani tampil serta mengembangkan potensi diri,” ujarnya.
Dalam perlombaan tersebut, dewan juri menilai peserta berdasarkan sejumlah aspek, meliputi lafal dan intonasi, teknik vokal, mimik dan gerak, penguasaan materi, ekspresi, serta mental.
Penampilan para peserta berlangsung hingga seluruh santri menyelesaikan pidatonya. Acara dipandu oleh MC Yasir Marzuki.
Sementara pengumuman para juara akan dilakukan pada kesempatan berikutnya setelah seluruh proses penilaian oleh dewan juri selesai.
Pihak TPQ MAHIA berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda pembinaan bagi santri, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbicara, kepercayaan diri, dan keterampilan menyampaikan pesan-pesan keislaman di tengah masyarakat.