Ole Romeny vs Bergson da Silva, Duo Striker Indonesia dan Malaysia Adu Tajam di FIFA ASEAN Cup 2026
Vigestha Repit Dwi Yarda September 13, 2026 10:03 AM

Ole Romeny vs Bergson da Silva: Adu Tajam Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026


BANGKAPOS.COM - Pertarungan Indonesia kontra Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya akan mempertemukan dua rival di kawasan Asia Tenggara.

Laga tersebut juga berpeluang menyajikan pertarungan menarik di sektor depan melalui Ole Romeny dan Bergson da Silva.

Keduanya berpotensi menjadi pemain yang diandalkan masing-masing tim untuk memburu gol pada turnamen yang berlangsung di Indonesia tersebut.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan digelar pada 24 September hingga 3 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk kompetisi Premier Division.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B berisi Thailand, Vietnam, Filipina, serta Pakistan.

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung September 2026, Series A, S dan Z Termurah hingga Termahal

Skuad Garuda akan memainkan pertandingan pertama dengan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Pada tanggal yang sama, Malaysia akan berhadapan dengan Bangladesh.

Pertandingan yang menjadi sorotan kemudian hadir pada Senin (28/9/2026). Indonesia akan bertemu Malaysia di SUGBK dalam laga lanjutan fase grup.

Setelah itu, Malaysia dijadwalkan menghadapi Singapura. Indonesia sendiri akan melakoni pertandingan terakhir fase grup melawan Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).

Format turnamen hanya memberikan tiket ke final kepada tim yang mampu mengakhiri fase grup sebagai juara. Pemenang Grup A akan bertemu juara Grup B di partai puncak.

Ole Romeny Opsi Penting Garuda

Nama Ole Romeny kembali masuk dalam radar sebagai salah satu pemain yang diharapkan mampu memperkuat sektor penyerangan Timnas Indonesia.

Striker berusia 25 tahun tersebut baru saja memulai petualangan bersama Fortuna Sittard di kompetisi Eredivisie Belanda, klub yang juga diperkuat Justin Hubner.

Kendati baru sekitar satu pekan berada di klub barunya, Ole langsung menunjukkan kontribusi dengan mencetak satu gol.

Catatan tersebut menjadi bekal positif bagi sang pemain menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Ole juga sudah memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia. Sejak mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia, penyerang tersebut mulai mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari skuad Garuda.

Darah Indonesia mengalir dari pihak ibunya. Nenek Ole diketahui memiliki hubungan dengan Medan, Sumatera Utara, sebagai tempat kelahiran dan tempat ia dibesarkan.

Produktivitas Ole bersama tim nasional membuat dirinya berpotensi kembali menjadi perhatian saat Indonesia bertemu Malaysia.

Namun, peluangnya tampil di turnamen tetap bergantung pada izin dari klubnya, Fortuna Sittard.

Bergson Kekuatan Baru Harimau Malaya

Malaysia juga memiliki calon ujung tombak yang tidak kalah menarik.

Bergson da Silva tengah menjalani proses naturalisasi agar dapat memperoleh kewarganegaraan Malaysia. Jika proses tersebut rampung sesuai jadwal, striker asal Brasil itu berpeluang memperkuat Harimau Malaya.

Bergson bukan nama baru dalam kompetisi sepak bola Malaysia. Ia telah memperkuat Johor Darul Ta'zim sejak 2021 dan menjadi salah satu pemain yang konsisten mencetak gol untuk klub tersebut.

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, juga disebut terus mengikuti perkembangan proses naturalisasi sang penyerang.

Cheng Hoe berharap proses tersebut dapat segera diselesaikan agar Bergson bisa masuk dalam perencanaan tim nasional menghadapi FIFA ASEAN Cup.

"Perkembangannya terlihat positif dan kami terus berkomunikasi dengan FAM mengenai hal ini. FAM juga sedang mempersiapkan tim terbaik untuk menghadapi Piala ASEAN FIFA nanti," kata Cheng Hoe, dikutip Bangkapos.com dari media Malaysia, Arena Metro, Rabu (9/9/2026).

Jika seluruh proses administrasi selesai tepat waktu, Bergson bisa menjadi salah satu senjata utama Malaysia di lini depan.

Bergson dan Rekam Jejaknya Bersama JDT

Bergson Gustavo Silveira da Silva merupakan pesepak bola asal Brasil yang beroperasi sebagai striker.

Pemain berusia 35 tahun tersebut saat ini menjadi bagian dari Johor Darul Ta'zim di Liga Malaysia.

Karier profesional Bergson dimulai di Brasil bersama Grêmio. Setelah itu, ia sempat membela sejumlah klub, termasuk Portuguesa, Juventude, Chapecoense, Náutico, Paysandu, Ceará, dan Fortaleza.

Ia juga pernah mencoba peruntungan di kompetisi Korea Selatan dengan memperkuat Busan IPark.

Bergson memiliki postur 181 cm dan dikenal memiliki kemampuan mencetak gol yang cukup tinggi.

Sejak bergabung dengan JDT pada 2021, kontribusinya di depan gawang membuatnya menjadi salah satu pemain penting klub. Bahkan, Bergson tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Johor Darul Ta'zim.

Profil dan Statistik Ole Romeny

Ole Lennard ter Haar Romenij lahir di Nijmegen, Belanda, pada 20 Juni 2000. Penyerang yang memiliki tinggi 185 cm tersebut menggunakan kaki kanan sebagai kaki dominan dan biasa bermain sebagai striker.

Ole mengenakan nomor punggung 10.

Sebelum memperkuat Fortuna Sittard, ia pernah membela NEC Nijmegen, FC Emmen, FC Utrecht, dan Oxford United.

Kepindahannya ke Fortuna Sittard dilakukan dengan status pinjaman. Nilai transfer yang tercatat mencapai €800.000 atau sekitar Rp13,91 miliar.

Bersama Timnas Indonesia, Ole telah mencatatkan delapan pertandingan dan mengoleksi empat gol hingga Maret 2026.

Sementara di level klub, ia telah membukukan sekitar 30 gol dari 203 penampilan. Bersama Fortuna Sittard, Ole sudah mengemas satu gol dalam tiga pertandingan.

Profil dan Statistik Bergson da Silva

Bergson Gustavo Silveira da Silva lahir di Alegrete, Brasil, pada 9 Februari 1991.

Kini berusia 35 tahun, ia mempunyai tinggi 181 cm, menggunakan kaki kanan, dan mengenakan nomor punggung 9.

Bergson telah menjadi bagian dari JDT sejak 2021. Sebelum berkarier di Malaysia, ia memperkuat sejumlah klub Brasil, mulai dari Grêmio, Portuguesa, Juventude, Chapecoense, Náutico, Paysandu, Ceará hingga Fortaleza.

Ia juga sempat bermain di Korea Selatan bersama Busan IPark.

Dari sisi produktivitas, Bergson memiliki catatan yang sangat menonjol. Sepanjang kariernya, ia telah mengoleksi sekitar 260 hingga 270 gol.

Khusus bersama JDT, statistiknya mencapai 192 gol dalam 189 pertandingan.

Kini, Bergson tengah menunggu proses naturalisasi untuk membuka peluang membela Malaysia di level internasional.

Apabila status kewarganegaraannya selesai sebelum turnamen dimulai, kehadirannya bisa memberikan tambahan kekuatan bagi lini depan Harimau Malaya.

Indonesia vs Malaysia, Duel Dua Striker

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik di Grup A.

Ole Romeny membawa pengalaman bersama Timnas Indonesia sekaligus catatan golnya bersama Garuda. Di kubu Malaysia, Bergson memiliki modal berupa pengalaman panjang di kompetisi domestik dan produktivitas luar biasa bersama JDT.

Jika keduanya sama-sama tampil, duel tersebut bukan hanya menjadi persaingan dua tim bertetangga, tetapi juga pertarungan dua penyerang dengan karakter dan perjalanan karier yang berbeda.

Laga Indonesia melawan Malaysia dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

(Bolasport.com/Kompas.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.