TRIBUN-MEDAN.com - Kabar mengejutkan datang dari grup musik Kangen Band mendadak umumkan resmi bubar.
Bubarnya grup Kangen Band diumumkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus gitarisnya, Dodhy Hardiyanto.
Diketahui Kangen Band menjadi salah satu grup band di Tanah Air dan sudah terbentuk sejak 2005 lalu.
Pengumuman tersebut disampaikan Dodhy melalui unggahan di akun media sosialnya pada Sabtu (12/9/2026).
Dalam unggahannya, Dodhy menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan persoalan yang ia sebut sebagai "kezaliman".
Ia juga menyinggung soal hak atas lagu-lagu ciptaannya serta meminta mantan personel Kangen Band tidak membawakan karya-karya yang ia ciptakan.
Kabar tersebut sontak mengejutkan publik, terutama karena Kangen Band diketahui masih aktif tampil dan memiliki sejumlah jadwal manggung hingga akhir tahun.
Pentolan sekaligus vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, mengaku terkejut ketika mengetahui unggahan Dodhy tersebut.
Andika mengaku belum mengetahui secara pasti persoalan yang membuat Dodhy mengambil keputusan tersebut.
Ia bahkan belum menerima penjelasan langsung dari Dodhy mengenai maksud pengumuman bubarnya Kangen Band.
"Ya kalau gua sih belum tahu maksudnya. Pastinya gua kaget dan syok lah," kata Andika Mahesa ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (12/9/2026) dilansir dari Wartakota.
Pria berusia 41 tahun itu juga belum dapat memastikan apakah Kangen Band benar-benar resmi berakhir atau masih ada persoalan internal yang perlu dibicarakan bersama.
Menurut Andika, keputusan mengenai masa depan Kangen Band seharusnya dibahas bersama seluruh personel dan manajemen.
"Nunggu aja nanti apa dari pihak manajemen, pihak-pihak terkait. Kan memang harus ketemu personel yang lain, ada apa?" ucapnya.
Andika menegaskan, hingga saat ini dirinya baru mengetahui kabar tersebut melalui unggahan Dodhy di Instagram.
Belum ada pembicaraan langsung antara dirinya dengan Dodhy mengenai keputusan tersebut.
"Ya, pernyataan di Instagram itu aja sih, yang lain-lain belum (ada omongan langsung)," ungkap Andika.
Karena itu, Andika berencana terbang ke Jakarta pada Minggu (13/9/2026) untuk bertemu dengan seluruh personel Kangen Band.
Pertemuan tersebut akan dilakukan untuk membahas persoalan yang muncul setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar.
Andika tidak ingin kabar tersebut berkembang menjadi isu liar tanpa ada penjelasan dari seluruh pihak yang terlibat.
"Paling nunggu besok kita ketemuan sama anak-anak Kangen Band, gua terbang ke Jakarta tuh harus duduk bareng bahas masalah ini," tegasnya.
Andika mengatakan, dirinya bahkan baru bertemu Dodhy beberapa hari sebelumnya. Pertemuan tersebut terjadi saat Kangen Band menjalani aktivitas manggung di Hong Kong.
"Karena gua ketemu terakhir sama Dodhy empat hari lalu di Hongkong karena Kangen Band manggung di sana," sambungnya.
Meski begitu, Andika belum mau berspekulasi mengenai kemungkinan berakhirnya Kangen Band.
Ia menyebut masih ada banyak jadwal Kangen Band yang telah disusun hingga penghujung 2026.
"Karena jadwal kami full sampai akhir tahun. Tapi lihat nanti aja gimana, gua akan kabarin lagi," ujar Andika.
Sejarah Panjang Kangen Band
Kabar mengenai Kangen Band kembali menjadi sorotan publik setelah lebih dari dua dekade grup musik tersebut mewarnai industri musik Indonesia.
Kangen Band dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Grup tersebut didirikan oleh Dodhy Hardiyanto bersama sejumlah rekannya dan mengusung warna musik pop Melayu yang kemudian menjadi salah satu ciri khas mereka.
Sebelum menggunakan nama Kangen Band, Dodhy diketahui lebih dulu memiliki grup bernama Cleopatra yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Kangen Band.
Dalam formasi awal, Dodhy mengisi posisi gitar sekaligus menjadi salah satu pencipta lagu. Ia kemudian mengajak Tama sebagai gitaris, Bebe sebagai pemain bass, Izzy pada keyboard, serta Baim sebagai drummer.
Posisi vokalis pada awalnya bahkan sempat diisi Dodhy. Namun, dalam perjalanan pembentukan grup tersebut, Andika Mahesa kemudian bergabung sebagai vokalis.
Andika sebelumnya merupakan bagian dari lingkungan kru Kangen Band. Dodhy kemudian melihat potensi suara Andika ketika mendengar sang vokalis bernyanyi dan menilai warna vokalnya cocok membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Perjalanan Kangen Band tidak langsung berlangsung mulus. Pada masa awal karier, mereka berusaha mengenalkan lagu-lagunya secara mandiri.
Salah satu cara yang dilakukan adalah menyebarkan kepingan CD berisi lagu Kangen Band secara gratis kepada sopir angkot di Lampung.
Dodhy pernah menceritakan bahwa strategi tersebut dilakukan karena saat itu mereka belum memahami cara melakukan promosi musik secara profesional.
Andika dan Tama bertugas membagikan CD tersebut kepada sopir angkot, sementara Dodhy membakar atau membuat salinan CD. Lagu-lagu Kangen Band kemudian banyak diputar di angkot hingga nama mereka semakin dikenal masyarakat Lampung.
Setelah sekitar dua tahun berjuang dari bawah, perjalanan Kangen Band mulai berubah ketika mereka dilirik label rekaman.
Kangen Band kemudian merilis album perdana bertajuk Tentang Aku, Kau dan Dia pada 2007 melalui Warner Music Indonesia. Album tersebut turut mengangkat sejumlah lagu yang kemudian dikenal luas, seperti Penantian yang Tertunda, Tentang Bintang, Selingkuh, dan sejumlah lagu lainnya.
Perjalanan menuju album perdana tersebut juga menyimpan cerita tersendiri. Saat proses rekaman berlangsung, Andika tengah menjalani masa tahanan sehingga proses pengisian vokal harus dilakukan dengan waktu yang terbatas.
Menurut cerita Dodhy, Andika mendapat izin keluar selama satu hari dengan pengawalan untuk menyelesaikan rekaman. Dalam waktu tersebut, Andika menyelesaikan vokal untuk lima lagu, sementara lima lagu lainnya diisi oleh Dodhy.
Popularitas Kangen Band kemudian terus berkembang. Mereka dikenal dengan karakter musik pop Melayu yang mudah diterima pendengar dan lirik yang dekat dengan kehidupan percintaan serta persoalan sehari-hari.
Pada 2008, Kangen Band melanjutkan perjalanan musiknya dengan merilis album Bintang 14 Hari, setelah sebelumnya merilis versi repackage dari album pertama. Album tersebut turut memperlihatkan eksplorasi warna musik Melayu dan unsur Jawa.
Namun, perjalanan panjang Kangen Band juga tidak lepas dari dinamika internal. Komposisi personelnya beberapa kali berubah dan grup tersebut sempat mengalami masa vakum.
Setelah melewati berbagai pergantian personel dan dinamika perjalanan karier, Kangen Band kembali aktif dengan formasi yang melibatkan Andika sebagai vokalis dan Dodhy sebagai gitaris sekaligus pencipta lagu.
Karena perjalanan panjang tersebut, kabar bubarnya Kangen Band pada September 2026 menjadi perhatian besar bagi penggemarnya.
Apalagi, pengumuman tersebut datang dari Dodhy yang sejak awal merupakan sosok penting dalam pembentukan Kangen Band.
Meski demikian, sampai saat ini belum ada penjelasan bersama dari seluruh personel mengenai masa depan grup tersebut.
Andika memilih menunggu pertemuan dengan personel dan manajemen sebelum memberikan pernyataan lebih jauh.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjelaskan persoalan yang sebenarnya terjadi sekaligus menentukan apakah pengumuman Dodhy menjadi akhir perjalanan Kangen Band atau masih ada jalan untuk menyelesaikan persoalan internal yang tengah terjadi
(*/Tribun-medan.com)