TRIBUN-MEDAN.com - Ruben Onsu buka suara terkait kabar putra angkatnya Betrand Peto terlibat dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Polda Metro Jaya mengkonfirmasi adanya laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang disebut berkaitan dengan Betrand Peto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan laporan tersebut diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/9/2026).
"Iya, benar dilaporkan," kata Kombes Pol Budi saat dikonfirmasi, Sabtu.
"Laporan dugaan TP TPKS. Dilaporkan hari Sabtu 12 September 2026 di SPKT Polda Metro Jaya," lanjutnya.
Baca juga: Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Hilang Liput Gunung Anak Krakatau, Helm hingga Jaket Ditemukan
Dalam keterangannya, Budi juga menyebut laporan tersebut melibatkan seseorang berinisial ATT alias BP yang disebut sebagai anak angkat artis berinisial RSO.
"Berinisial ATT alias BP anak angkat dari artis berinisial RSO," jelasnya lagi.
Informasi tersebut merujuk kepada Betrand Peto Putra Onsu, yang dikenal dengan sapaan Onyo, serta Ruben Samuel Onsu.
Namun, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai perkara tersebut. Identitas pelapor, kronologi dugaan peristiwa, serta materi laporan belum disampaikan kepada publik.
Baca juga: Motif 3 Pelaku Pembunuhan Bambang saat Demo 27 Agustus, Terganggu Aktivitas Korban Jualan Cermin
Sambil mengunggah emoji hati berlatar hitam, mantan suami penyanyi Sarwendah ini meminta maaf atas kegaduhan yang timbul di publik.
"Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam," sambungnya.
Selain mendengarkan penjelasan dari putranya, Ruben juga berencana mendengarkan kesaksian dari rekan Betrand yang saat itu berada di lokasi kejadian.
"Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian," ungkapnya.
Hal itu dilakukan oleh presenter talkshow Brownis ini agar bisa lebih bijak dalam memberikan respons terkait dengan permasalahan yang menimpa putra angkatnya kini.
"Agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap, jadi sebelum masalah ini jelas kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini, percayalah kami tidak akan menutup nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada," beber Ruben.
Dalam tulisan itu, Ruben mengaku akan kooperatif dan memberikan keterangan -keterangan yang dibutuhkan dalam kasus yang menimpa pemuda dengan sapaan akrab Onyo tersebut.
"Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya."
"Terima kasih atas pengertian dan perhatian semuanya," pungkas Ruben.
(Tribun-Medan.com)