Breaking News: Bus Budiman Dihantam Truk di Jalan Raya Nasional Banjar-Pangandaran
Muhamad Syarif Abdussalam September 13, 2026 10:44 AM

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Sebuah dump truck menghantam bus Budiman.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Nasional Banjar-Pangandaran, wilayah Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kawasan menuju Pantai Pangandaran ini biasanya ramai oleh kendaraan wisatawan, terutama pada masa libur atau akhir pekan.

Kecelakaan tersebut melibatkan dump truck bernomor polisi Z 8490 UQ dan bus Budiman angkutan jurusan Pangandaran-Bandung bernomor polisi Z 7765 HD.

Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, sopir bus Budiman mengalami luka cukup serius dan harus dibawa ke puskesmas. Sementara tiga penumpang dan seorang kondektur mengalami syok.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi sekitar dua jam setelah kejadian, kedua kendaraan masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Dump truck mengalami kerusakan parah pada bagian kanan. Bagian kepala dan bak truk penyok, sedangkan kaca kendaraan mengalami kerusakan.

Sementara bus Budiman berada di selokan samping jalan raya dan mengalami kerusakan pada bagian kanan.

Tak hanya kendaraan, sebuah tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi kejadian juga patah setelah tertabrak.

Sejumlah warga yang melintas berhenti untuk melihat kondisi kendaraan dan mengabadikan kejadian itu. Petugas dari Polsek Padaherang juga berada di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas.

Seorang warga yang menyaksikan kecelakaan, Yaman (63), mengatakan tabrakan terjadi begitu cepat setelah dirinya melakukan salat subuh.

Menurutnya, dump truck melaju dari arah Banjar dengan kecepatan cukup tinggi dan terlihat mengambil sebagian badan jalan dari arah berlawanan.

"Dari sana (arah Banjar) itu sudah kencang, dan pas tikungan itu langsung menabrak bus. Padahal bus sudah mengalah ke pinggir dekat selokan, tapi malah jeger (tabrakan)," ujar Yaman kepada Tribun Jabar di sekitar lokasi TKP, Minggu pagi.

Yaman menduga kecelakaan terjadi karena sopir dump truck kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi menuju Pangandaran.

"Mungkin sopir dump truck itu tekor atau ngantuk. Kalau korban enggak ada, tapi sopir bus itu sudah dibawa ke puskesmas," katanya.

Kini, petugas kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kondisi kedua kendaraan pascakecelakaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.