TRIBUN-MEDAN.com - Warga bernama Pedro Ginting sempat memberanikan diri mengadu ke Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke Kabupaten Karo untuk melaporkan maraknya narkoba di kampung halamannya berujung penggrebekan.
Usai mengadu ke Wapres Gibran dan didengar Wakapolda Sumut, Satuan Reserse Narkoba Polres Karo menggerebek diduga sarang narkoba di Jalan Mariam Ginting, Gang Jamu, Kelurahan Gung Leto, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Sebanyak delapan orang diduga pengguna narkoba diamankan dalam operasi tersebut.
Baca juga: Mental Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Terganggu Kena Cyberbullying, Kini Dirujuk ke Jakarta
Delapan orang yang diamankan berinisial AH (30), DWS (36), RP (42), HL (28), ASD (40), BP (34), AB (35), dan MT (50).
"Berdasarkan hasil tes urine, kedelapan orang tersebut menunjukkan hasil positif dengan indikasi penggunaan zat narkotika tertentu,"kata Kasat Narkoba Polres Karo, AKP Joni H. Pardede, Sabtu (12/9/2026).
Penggrebekan diduga dilakukan pada Jumat siang, atau setelah seorang warga bernama Pedro Ginting mengadu ke Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, maraknya narkoba dan perjudian di Kabupaten Karo.
Baca juga: Betrand Peto Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan, Ruben Onsu: Kami Tidak Akan Menutup-nutupi
Aduan disampaikan Pedro ketika Gibran melakukan kunjungan kerja di Karo, di antaranya menjenguk korban keracunan massal makan bergizi gratis (MBG), Jumat (11/9/2026), siang kemarin.
Dalam video, Gibran juga sempat memanggil Waka Polda Sumut, Brigjen Naek Pamen Simanjuntak, supaya ikut mendengar keluhan masyarakat.
Selain mengamankan sejumlah orang, Polisi lima alat hisap sabu-sabu atau bong, macis yang terpasang jarum, serta 35 plastik klip kosong.
Baca juga: Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Hilang Liput Gunung Anak Krakatau, Helm hingga Jaket Ditemukan
Selanjutnya, seluruh orang yang diamankan beserta barang yang ditemukan dibawa ke Kantor Satres narkoba Polres Karo untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kami akan terus menindak lanjuti setiap informasi masyarakat terkait dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika,"tutup Joni.
(Cr25/Tribun-medan.com)