TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru kini kembali normal, Minggu (13/9/2026), setelah sebelumnya sempat terganggu akibat jarak pandang terbatas.
Sebelumnya, pesawat Lion Air JT292 gagal mendarat dan harus mengalihkan pendaratan ke Batam.
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengatakan kondisi operasional penerbangan saat ini sudah kembali seperti biasa.
"Untuk saat ini sudah kembali normal. Baik pesawat yang berangkat maupun pesawat yang mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sudah kembali normal seperti biasa," kata Achmad kepada Tribun, Minggu (13/9/2026).
Kondisi tersebut terjadi setelah jarak pandang di Bandara SSK II Pekanbaru kembali membaik sehingga aktivitas keberangkatan maupun pendaratan pesawat dapat berlangsung dengan normal.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT292 yang hendak mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru terpaksa mengalihkan pendaratannya ke Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (13/9/2026).
Baca juga: Breaking News: Jarak Pandang Rendah, Lion Air JT292 Gagal Mendarat di Pekanbaru, Dialihkan ke Batam
Pengalihan atau divert dilakukan setelah kondisi jarak pandang atau visibility di Bandara SSK II Pekanbaru tidak memenuhi batas aman ketika pesawat memasuki tahapan akhir proses pendaratan.
Informasi dari Tower menyebutkan pesawat Lion Air JT292 dialihkan ke Batam karena visibility rendah saat hendak melakukan pendaratan di Pekanbaru. Kondisi tersebut terpantau ketika pesawat berada pada ketinggian minimum sekitar 400 kaki.
"Info dari Tower bahwa pesawat Lion divert to BTH karena jarak pandang atau visibility rendah ketika pesawat Lion mau landing," ujar Achmad sebelumnya.
Pesawat Lion Air JT292 kemudian diarahkan menuju Bandara Hang Nadim Batam sebagai bandara pengalihan demi menjaga keselamatan penerbangan.
Setelah kondisi jarak pandang kembali memungkinkan, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru kembali berjalan normal, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)