SURYAMALANG.COM, MALANG - Simak berita Arema FC hari ini populer Rabu (26/2/2025) tentang Wiliam Marcilio yang bantah tuduhan melawan pelatih hingga tidak pernah dimainkan.
Sedangkan bek tengah Arema FC, Thales Lira mengaku ingin move on dari kegagalan melawan PSIS Semarang.
Pelatih Arema FC, Ze Gomes juga belum puas menambah skor meski timnya tercatat sudah meraup 8 poin dari lima laga kandang.
Berikut berita Arema FC hari ini selengkapnya
1. Wiliam Marcilio Bantah Melawan Pelatih
Reaksi pemain Arema FC, Wiliam Marcilio mencuat setelah disebut membuat gaduh di dalam tim dengan melawan pelatih dan adu domba.
Wiliam Marcilio juga disebut punya etika buruk sehingga dalam 2 pertandingan terakhir tidak pernah dimainkan oleh palatih Arema FC, Ze Gomes.
Pernyataan soal sikap Wiliam Marcilio itu disampaikan oleh Presidium Aremania, Ali Rifki melalui Instagram pribadinya @alirifki_87 setelah banyak Aremania yang bertanya.
'Sekalian ada yang tanya masalah Wiliam ini jawabannya (Infonya seperti ini)' tulis Ali Rifki di Instagram pribadinya pada Senin (24/2/2025).
'Wiliam bad attitude. Melawan pelatih dan merasa dirinya bintang. Juga memprovokasi pemain lain untuk melawan pelatih dan juga adu domba antara Lokoli dan Dalberto. Berantem juga dengan Pablo,' lanjutnya.
Ali Rifki juga sempat menyematkan tiga tagar yakni #lupakanwiliam, #AremaFC, dan #BukanWiliamFC dalam unggahannya tersebut.
Seolah menepis tuduhan tersebut, Wiliam Marcilio akhirnya buka suara melalui Instagram pribadinya @wiliamm96.
Dalam postingan Insta-story-nya, Wiliam Marcilio menyebut sikap buruknya di Arema FC adalah sebuah kebohongan.
'Semua kebohongan (emoji tutup muka),' tulis Wiliam Marcilio pada Selasa (25/2/2025).
Meski tidak memberi penjelasan lebih jauh, reaksi Wiliam Marcilio itu disinyalir menepis tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Saat menjelang pertandingan melawan PSIS Semarang Senin (24/2/2025), Wiliam Marcilio sempat buka suara.
Wiliam Marcilio meminta siapapun yang ingin tahu kenapa dirinya tidak dimainkan harap menanyakannya langsung kepada manajemen Arema FC.
Pemilik jersey bernomor punggung 10 itu hanya menegaskan dirinya sehat 100 persen untuk bermain.
“Saya hanya bisa bilang kondisi saya siap 100 persen dan tersedia untuk pelatih dan Arema jika ingin memakai (tenaga) saya" kata Wiliam Marcilio mengutip wearemania, Selasa, (25/2/25).
Lebih lanjut, Wiliam Marcilio menegaskan keputusan bukan di tangannya.
"Tapi, (main atau tidak main) itu bukan keputusan saya,” tegas Wiliam.
Sampai kini, pihak Arema FC sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait masalah Wiliam Marcilio dan apa yang sebetulnya terjadi di internal tim.
Sedangkan Aremania tampak merindukan Wiliam Marcilio merumput lagi setelah 2 pertandingan terakhir pekan ke-23 dan 24 melawan PSIS Semarang dan PSS Sleman tidak dimainkan.
Hingga pekan ke-24, Wiliam Marcilio baru bermain sebanyak 19 pertandingan untuk Arema FC.
Pelatih Arema FC, Ze Gomes pernah menegaskan sehebat apapun pemain tidak ada yang lebih besar daripada nama klub.
“Pertama, bagi saya, gak ada yang lebih besar daripada nama klub, Arema, begitu pula dengan pemain, siapapun itu,” kata Ze Gomes mengutip wearemania, Selasa, (25/2/25).
2. Thales Lira Ingin Move On
Pemain Arema FC, Thales Lira ingin segera melupakan hasil imbang yang diterima timnya saat menjamu PSIS Semarang pada pekan 24 Liga 1 2024-2025, Senin (24/2/2025).
Pertandingan itu berakhir dengan skor 2-2 saat kedua tim bertanding di Stadion Soepriadi Kota Blitar.
Sebagai palang pintu di tim Arema FC, Thales Lira mengaku cukup menyesalkan dua gol yang dibuat oleh PSIS Semarang.
Terutama gol penalti PSIS Semarang menjelang pertandingan akan berakhir.
Kondisi itu menyulitkan Arema FC untuk dapat mengubah keadaan di sisa waktu yang ada.
"Saya pikir tim sudah bermain bagus. Sayangnya kami kebobolan dua gol yang membuat pertandingan sedikit rumit," kata Lira seusai pertandingan, Senin.
Dalam pertandingan ini, Thales Lira berduet dengan Choi Bo Kyung di lini belakang.
Kedua pemain ini bermain lugas, menghalau sejumlah peluang demi peluang yang dihasilkan oleh lawan.
Arema FC juga sempat unggul 2-0 lebih dulu.
Sebelum akhirnya PSIS Semarang mendapatkan dua gol yang dihasilkan dari dari kesalahan pemain Arema FC.
Meskipun hanya meraih satu poin, Thales Lira mengajak pemain fokus ke pertandingan selanjutnya.
Di laga selanjutnya, Arema FC akan bertemu Malut United.
"Kami masih punya pertandingan berikutnya, yang perlu kami lakukan adalah istirahat dan berlatih untuk meraih hasil bagus menghadapi Malut United," tandasnya.
3. Ze Gomes Belum Puas
Arema FC hanya mampu meraup delapan poin dari lima laga kandang yang telah mereka jalani di Stadion Soepriadi, Kota Blitar.
Rinciannya, dua di antaranya berakhir dengan kemenangan, dua imbang, dan sekali menderita kekalahan saat berjumpa Persib Bandung.
Di laga terakhir, Arema FC dipaksa bermain imbang dengan skor 2-2 oleh PSIS Semarang, Senin (24/2/2025).
Melihat kondisi tersebut, pelatih Arema FC, Ze Gomes, nampak belum puas.
Dia mengaku kalau timnya cukup banyak melakukan kesalahan yang berujung gol bagi tim lawan.
Seperti di laga menghadapi PSIS Semarang kemarin.
"Sebenarnya kami memulai permainan dengan sangat baik dan mencetak gol pada menit awal."
"Kemudian saya melihat bahwa kami sedikit kurang konsentrasi sehingga sempat kebobolan satu gol."
"Hingga akhirnya kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak kami lakukan," ucapnya seusai pertandingan menghadapi PSIS Semarang.
Singo Edan saat ini masih bertengger di urutan tujuh dengan raihan 36 poin.
Arema FC mampu meningkatkan persaingan di papan tengah yang dinilai cukup kompetitif.
Di mana setiap tim memiliki poin yang hampir sama.
Satu kekalahan saja, bisa membuat posisi bergeser mendekati papan bawah.
Sementara satu kemenangan, bisa membuat Singo Edan mendekatkan diri ke posisi empat besar.
Meski hanya meraih delapan poin saja, pelatih asal Portugal itu tetap meminta para pemain tidak menyerah.
Menurutnya, masih ada beberapa pertandingan yang bisa dimanfaatkan oleh Arema FC untuk mendulang poin penuh.
"Mungkin sekarang, saatnya untuk mengangkat kepala."
"Lupakan hasil pertandingan sebelumnya, fokus pertandingan berikutnya dan saatnya kami cari poin," ujarnya untuk memotivasi pemain.
Di sisi lain, manajemen Arema FC sebelumnya menargetkan untuk mendapatkan poin penuh di empat laga kandang, setelah menjamu Persib Bandung.
Meski tidak sesuai kenyataan, namun Arema FC masih belum terkalahkan dalam empat laga terakhir.
"Target kami memang harus sapu bersih kemenangan, apalagi kami bermain di kandang."
"Itu yang menjadi keinginan manajemen, sebelum kami bisa kembali berlaga di Stadion Kanjuruhan," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi beberapa waktu yang lalu.
Di laga selanjutnya, manajemen berharap Arema FC dapat kembali meraih poin.
Meskipun harus bermain dua kali laga tandang menghadapi Malut United pada 4 Maret 2025 dan Persija Jakarta pada 9 Maret 2025.
(Suryamalang.com/Rifky Edgar)