TIMESINDONESIA, MALANG – Perumda Tirta Kanjuruhan kini memiliki 125 calon direksi masa depan setelah 52 pegawainya dinyatakan lulus Diklat Manajemen Air Minum yang diselenggarakan PD Perpamsi Jawa Timur, dan mereka berhak mengantongi sertifikat.
Meski secara resmi kegiatan itu ditutup oleh Ketua Umum PERPAMSI, Ir. Arief Wisnu Cahyono, S.T, namun para peserta itu masih akan menerima asessor untuk kompetensinya.
Arief Wisnu Cahyono menyampaikan selamat kepada seluruh peserta Diklat. Namun ia mengingatkan, bahwa meski dinyatakan lulus, namun belum selesai karena masih ada pemberian assesment dari para assesor, yakni untuk menentukan kompetensinya.
Ketua Umum PERPAMSI yang juga Dirut PDAM Surya Sembada, Kota Surabaya. Ir. Arief Wisnu Cahyono, S.T, didampingi Syamsul Hadi saat menyerahkan piagam kelulusan peserta Diklat Manajemen Air Minum. (FOTO : Widodo Irianto/TIMES Indonesia).
Sebab salah satu syarat untuk menduduki direksi khususnya di jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan harus mengantongi sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan Sertifikasi Profesi Air Minum Indonesia (LSP AMI) yang telah berlisensi BNSP itu.
Diklat yang diselenggarakan PD Perpamsi Jatim kali ini semuanya pesertanya, yakni 52 orang itu seluruhnya pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan Malang.
Mereka adalah peserta Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Muda Angkatan XIX dan XX yang terdiri dari 19 orang memperpanjang sertifikasi dan 31 lagi pegawai yang berusaha meningkatkan level sertifikasinya dari Tingkat Muda ke Tingkat Madya.
Dengan lulusnya para pegawai itu, Perumda Tirta Kanjuruhan Malang kini mengkokohkan posisi sebagai pelopor sumber daya manusia (SDM) unggul bersertifikat Nasional.
Dengan lulusnya 52 pegawai Perumda Tirta Kanjuruhan yang bersertifikasi itu pula, kini di seluruh Jawa Timur terdapat lebih dari 1200-an calon para pemimpin di jajaran direksi di seluruh perusahaan daerah air minum di Jawa Timur.
Perumda Tirta Kanjuruhan sendiri telah kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak SDM unggul dan bersertifikasi di sektor air minum.
Dengan menghadirkan tokoh nasional dan pakar bisnis air minum, Perumda Tirta Kanjuruhan memastikan bahwa setiap pegawai memiliki kompetensi terbaik sesuai Standar Kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI) bidang air minum.
Dengan banyaknya pegawai yang resmi mengantongi sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi Air Minum Indonesia (LSP AMI) yang telah berlisensi BNSP lulus bersertifikasi kompetensi Nasional, maka Perumda Tirta Kanjuruhan semakin mengukuhkan posisi Perumda Tirta Kanjuruhan sebagai benchmark SDM berkualitas di sektor air minum nasional.
Suasana penutupan acara Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Muda Angkatan XIX dan XX di kantor Perumda Tirta Kanjuruhan. (FOTO : Widodo Irianto/TIMES Indonesia).
Program Diklat Manajemen Air Minum ini sendiri terselenggara berkat sinergi dengan PD Perpamsi Jawa Timur dan LSP AMI, yang telah menjamin kualitas pelatihan dan sertifikasi sesuai standar nasional.
Acara Diklat itu dimulai sejak pada 17 Februari 2025 lalu dan dibuka oleh Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, selaku Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Kanjuruhan.
Diklat Manajemen Air Minum ini secara resmi ditutup pada Rabu (26/2/2025) tadi pagi oleh Ketua Umum PERPAMSI, menandai suksesnya agenda besar ini.
Kegiatan Diklat Manajemen Air Minum ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan praktisi terkemuka di industri air minum, di antaranya Ketua Umum Perpamsi, Ir. Arief Wisnu Cahyono, S.T; Ketua LSP AMI, Ir. Agus Sunara; Ketua LPPM sekaligus dosen Universitas Merdeka Malang, Prof. Dr. Boge Triatmanto, S.E., M.M; Dekan dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Merdeka Malang Dr. Retna Safriliana, S.E., M.Si., Ak., CA; Dosen Universitas Merdeka Malang, Dr. Eko Yuni Prohantono, S.E., M.Si; Mantan Direktur Teknik PDAM Kota Malang, Ir. Teguh Cahyono; Mantan Direktur PDAM Jember, Drs. Taufan, MBA, MM; serta 3 Direksi Perumda Tirta Kanjuruhan yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun dalam mengelola Perumda Tirta Kanjuruhan.
Lewat kombinasi akademisi berkelas dan praktisi berpengalaman itu, diklat ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis pegawai, tetapi juga memberikan wawasan strategis tentang
tantangan dan peluang bisnis air minum di masa depan.
Ketua PD Perpamsi Jatim yang juga Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H.Syamsul Hadi, S.Sos, MM menegaskan, bahwa kegiatan semacam ini jangan pernah dianggap sebagai beban melainkan sebuah investasi besar untuk membangun asset yang tidak pernah mengalami penyusutan, yaitu Sumber Daya Manusia yang kompeten dan produktif.
"Kami ingin setiap pegawai bangga menjadi bagian dari Perumda Tirta Kanjuruhan, karena mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga menjadi bagian dari SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional. Dengan sertifikasi yang diakui, kami yakin pegawai kami memiliki daya saing tinggi di era modern ini," ujarnya dengan optimisme.
Syamsul Hadi juga menyatakan, Diklat ini selain untuk meningkatkan ketrampilan juga untuk neningkatan kinerja perusahaan.
Sebagai Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi merasa bangga bahwa pelaksanaan Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Muda Angkatan XIX dan XX kali ini bisa berlangsung baik dan luar biasa, dan 52 pegawai yang seluruhnya peserta dari Perumda Tirta Kanjuruhan dinyatakan lulus. (*)