TIMESINDONESIA, BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana setelah mengikuti retret di Akmil Magelang langsung menuju rumah dinas bupati (Pringgitan), Jumat (28/2/2025). Namun sebelum memasuki gerbang Pendapa Dipayudha Adigraha dilakukan penyambutan dan doa bersama.
Hujan deras yang melanda Banjarnegara sejak siang hari tak menyulutkan animo ribuan masyarakat untuk menyambut kedatangan Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana dan Wakil Bupati Wahid Jumali di alun-alun Kota Banjarnegara
Masyarakat yang sudah menunggu sejak siang hari berdiri di sepanjang jalan memasuki kota di Desa Kalibenda Kecamatan Sigaluh, Parakancanggah dan Alun Alun kota Banjarnegara.
Saat turun dari kendaraan di sisi selatan alun-alun, ribuan masyarakat sudah menunggu untuk menyambut dan menyalami Bupati Amalia Desiana dan Wakil Bupati Wahid Jumali yang dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari lalu di Istana Presiden.
Tidak hanya itu kedatangan mereka juga disambut oleh Sekretaris Daerah Banjarnegara Indarto, pasukan dari Satpol Pol PP, Para Kepala Desa, para Camat, Kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) dan para Kepala Bagian di lingkungan Setda Banjarnegara.
Rombongan Bupati dan Wakil Bupati serta anggota Forkopimda naik panggung sholawatan. Sedangkan para kepala OPD, Camat, Kabag, Kades, menempatkan diri di sekitar panggung yang berada sisi utara alun-alun kota untuk mengikuti sholawat.
Bupati dr. Amalia Desiana saat sambutan memberikan apresiasi kepada warga yang telah rela menunggu kedatangan dirinya dan Wakil Bupati Wahid Jumali.
“Terima kasih kepada masyarakat Banjarnegara yang telah menyambut hangat kami, meskipun di bawah guyuran hujan,” kata Amalia.
Ia juga meminta maaf kepada masyarakat karena tidak bisa mengikuti peringatan hari jadi Banjarnegara karena usai dilantik langsung mengikuti retret di Magelang bersama semua kepala daerah di Indonesia.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat tidak bisa mengikuti kegiatan hari jadi karena harus menjalankan tugas mengikuti kegiatan retreat di Magelang,” lanjutnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia hari jadi Banjarnegara yang harus melaksanakan kegiatan dengan sederhana karena adanya kebijakan dari pemerintah terkait dengan efisiensi anggaran.
Sementara Wakil bupati Wahid Jumali menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir di alun-alun untuk menyambut kedatangannya sekaligus mengikuti sholawat meski di tengah hujan yang mengguyur kota Banjarnegara.
“Kehadiran bapak dan ibu sekalian serta saudaraku sekalian betul-betul ingin mendoakan Banjarnegara lebih baik. Mudah-mudahan Banjarnegara akan selalu dilimpahi ketentraman, ketenangan kebahagiaan, kemakmuran hingga Banjarnegara menjadi Kabupaten yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Usai mengikuti sholawatan, Bupati dan Wakil Bupati beserta masyarakat kemudian menuju Pendopo untuk makan bersama secara gratis.
Sekda Banjarnegara H Indarto mengatakan, makan gratis bersama rakyat ini merupakan simbol kebersamaan. "Dengan kebersamaan dan kedekatan pejabat dengan rakyat, diharapkan akan menjadikan sinergitas menuju Banjarnegara maju dan sejahtera," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua DRPD Anas Hidayat. "Hujan dan makan bersama ini menjadi pertanda keberkahan. Semoga semua ini akan membawa keberkahan bagi Banjarnegara," katanya. (*)