TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar mengawali perdagangan akhir pekan hari ini, Jumat 21 Maret 2025.
Mengutip RTI pukul 09.12 WIB, indeks terkoreksi tipis 0,01 persen atau 0,887 poin ke level 6.380,787.
Sebanyak 274 saham turun, 119 saham naik, dan 193 saham stagnan. Total volume perdagangan 1,45 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 1,86 triliun.
Sebanyak 10 indeks sectoral membebani Langkah IHSG pagi ini. Tiga sector dengan penurunan terdalam yakni: IDX-Finance 1,19%, IDX-Cyclic 0,79%, dan IDX-Health 0,68%.
Saham-saham top losers LQ45:
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 3,43%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,61%
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 2,60%
Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) naik 2,97%
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 1,36%
- PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) naik 1,33%
Pasar saham Asia-Pasifik diperdagangkan mixed pada Jumat (21/3), tertekan oleh kerugian di Wall Street dan ketidakpastian ekonomi AS yang terus membayangi sentimen investor.
Pergerakan Indeks:
Australia – S&P/ASX 200 naik 0,12%
Jepang – Nikkei 225 menguat 0,49%, Topix bertambah 0,27%
Korea Selatan – Kospi melemah 0,16%, Kosdaq turun lebih dalam 0,86%
Hong Kong – Hang Seng Index turun 0,56%
China – CSI 300 naik tipis 0,18%
Pasar masih mencermati prospek kebijakan moneter global dan perkembangan ekonomi AS, yang menjadi faktor utama dalam volatilitas saham di kawasan.
Laporan Reporter: Yudho Winarto | Sumber: Kontan