Ketua DPRD Pacitan: Genjot Pendapatan Pariwisata Mumpung Libur Lebaran
GH News March 27, 2025 11:05 PM

TIMESINDONESIA, PACITAN – Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, menegaskan pentingnya optimalisasi sektor pariwisata sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di momen libur Lebaran 2025. Ia menekankan bahwa Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) harus lebih aktif dalam melakukan edukasi dan promosi agar wisata Pacitan semakin dikenal luas.

“Salah satu cara untuk meningkatkan PAD adalah melalui sektor pariwisata. Libur Lebaran 2025 ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh Disparbudpora agar masyarakat luar Pacitan mengetahui bahwa daerah ini memiliki banyak destinasi indah,” ujar Arif Setia Budi, Kamis (27/3/2025).

Arif menambahkan bahwa momen libur Lebaran harus menjadi ajang untuk menarik wisatawan datang ke Pacitan. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan, diharapkan ekonomi daerah juga ikut terdongkrak.

"Ini momentum supaya banyak wisatawan berdatangan untuk berlibur, sehingga bisa meningkatkan PAD," katanya.

Selain promosi, ia menyoroti pentingnya pelayanan publik yang prima dan pemanfaatan teknologi digital dalam strategi pemasaran pariwisata.

“Disparbudpora harus banyak bekerja sama dalam promosi dan sering memanfaatkan media digital. Pelayanan publik juga harus ditingkatkan. Kita semua harus siap menjadi masyarakat yang sadar wisata,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keunggulan Pacitan yang masih memiliki alam asri dan hijau. Hal ini menurutnya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melepas penat.

"Pacitan masih hijau, banyak alamnya yang belum rusak. Sehingga, wisatawan yang datang bisa kembali bekerja dengan kondisi fresh," tuturnya.

Terkait isu potensi megathrust yang sempat mencuat, Arif menegaskan bahwa Pacitan tetap aman untuk dikunjungi. “Saya pikir masih nyaman untuk dikunjungi,” tambahnya.

Sebelumnya, Disparbudpora Pacitan telah menetapkan target 500 ribu wisatawan selama libur Lebaran 2025. Kepala Disparbudpora Pacitan, Turmudi, optimistis bahwa target tersebut bisa tercapai dengan berbagai strategi yang telah disiapkan.

"Kalau untuk pengunjung, target kita sebanyak-banyaknya. Di momen Lebaran ini, minimal 500 ribu pengunjung. Masing-masing destinasi diharapkan bisa menyuplai sekitar 100 ribu pengunjung," ujar Turmudi, Senin (24/3/2025).

Sebagai bagian dari upaya menarik wisatawan, Disparbudpora telah melakukan berbagai promosi, termasuk table top pada 2024.

“Promosi sudah kami lakukan, sekarang tinggal menunggu hasilnya dari kegiatan table top yang kami laksanakan tahun lalu,” jelasnya.

Selain promosi, Pemkab Pacitan juga menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan keamanan wisatawan.

“Kami sudah beberapa kali mengumpulkan tim untuk evaluasi terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan selama libur Lebaran. Beberapa di antaranya adalah pembenahan rambu-rambu di daerah rawan, pemasangan bendera peringatan, dan penyediaan pengeras suara untuk imbauan keselamatan,” kata Turmudi.

Akses dan fasilitas parkir di destinasi wisata juga menjadi perhatian utama. Turmudi merekomendasikan beberapa lokasi yang memiliki lahan parkir luas, seperti Pantai Klayar dan Pancer Door.

"Kalau mau destinasi yang nyaman dengan parkir luas, bisa ke Klayar atau Pancer Door. Bahkan di Pancer Door gratis, tidak ada HTM, hanya bayar parkir saja," ungkapnya.

Sementara bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan besar, Goa Gong menjadi pilihan yang lebih tepat karena memiliki area parkir yang lebih luas.

“Kalau untuk parkir kendaraan besar, Goa Gong adalah pilihan terbaik,” tambahnya.

Disparbudpora tetap optimistis dengan berbagai langkah yang telah diambil dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pacitan selama libur Lebaran 2025.

"Harapannya, libur Lebaran ini kunjungan pariwisata di Pacitan tetap naik," pungkas Turmudi. (*)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.