Penumpang Kapal Mudik Mulai Melandai, PT Pelni Bersiap Hadapi Arus Balik
kumparanBISNIS March 28, 2025 10:40 AM
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mencatat mulai ada penurunan jumlah penumpang yang menggunakan kapal Pelni setelah puncak arus mudik yang terjadi pada 26 Maret 2025.
Berdasarkan data per 27 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, jumlah penumpang yang dilayani pada hari ini menurun hingga 10 ribu penumpang jika dibandingkan dengan angka puncak sehari sebelumnya. Pada puncak arus mudik 26 Maret 2025, Pelni melayani total 25.996 penumpang yang terdiri dari 23.645 penumpang kapal penumpang dan 2.351 penumpang kapal perintis.
Namun, pada 27 maret 2025, data sementara menunjukkan jumlah penumpang turun menjadi 15.464 penumpang atau mengalami penurunan sebesar 40,51 persen dari angka puncak.
Sekretaris Perusahaan Pelni, Evan Eryanto, mengatakan penurunan angka ini menandakan fase puncak mudik telah usai dan aktivitas keberangkatan mulai melandai.
“Penurunan ini adalah hal wajar setelah puncak arus mudik dan kami kini bersiap untuk mengantisipasi arus balik dalam beberapa hari ke depan,” ujar Evan melalui keterangan tertulis, Kamis (27/3).
Meski telah melewati puncak arus mudik, Pelni tetap menjaga kesiapan operasional dengan memastikan jadwal kapal berjalan sesuai rencana dan fasilitas yang mendukung kebutuhan penumpang selama melakukan perjalanan mudik.
Ilustrasi kapal Pelni. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal Pelni. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
“Kami juga mengingatkan calon penumpang untuk tetap datang lebih awal di pelabuhan dan membawa identitas yang sesuai dengan orang yang akan berangkat. Kami juga terus memantau situasi di lapangan dan memastikan armada kami dalam kondisi siap untuk melayani masyarakat di arus mudik maupun arus balik Lebaran,” ungkap Evan.
Pelni juga terus berkolaborasi dan bersinergi dengan otoritas pelabuhan dan pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses embarkasi dan debarkasi demi mewujudkan mudik tenang dan menyenangkan.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan penumpang dan kerja sama dari pemerintah daerah, TNI, Polri serta otoritas pelabuhan yang telah mendukung kelancaran operasional kami,” tutur Evan.
Evan juga mengimbau masyarakat yang masih akan bepergian pasca puncak mudik untuk memanfaatkan channel resmi, seperti aplikasi Pelni Mobile atau website resmi Pelni untuk memesan tiket dan memantau jadwal kapal.
Tiket kapal Pelni juga dapat diperoleh di berbagai aplikasi perbankan seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, Sukha Livin Mandiri, BNI agen46, dan BRImo, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, Pelni sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.
Berdasarkan data per 16 sampai 27 Maret 2025, pelabuhan dengan jumlah penumpang naik terbanyak adalah Pelabuhan Makassar (31.762), disusul Balikpapan (28.995), Batam (25.631), Ambon (20.160) dan Kumai (17.831).
Adapun 5 pelabuhan kedatangan terpadat sebagai berikut:
1. Surabaya (48.942)
2. Makassar (31.618)
3. Bau-Bau (25.299)
4. Belawan (21.996)
5. Ambon (17.678)
Sementara itu, berdasarkan data per 27 Maret, 5 ruas terpadat yang dilayani Pelni sebagai berikut :
1. Batam-Belawan (19.392)
2. Belawan-Batam (13.352)
3. Balikpapan-Surabaya (13.126)
4. Kumai-Semarang (10.384)
5. Makassar-Surabaya (8.628)
© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.