TRIBUNNEWS.COM - Polres Sukoharjo masih mendalami penyebab kecelakaan maut yang terjadi antara Kereta Api Batara Kresna dan mobil Daihatsu Sigra di perlintasan Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2025).
Insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, termasuk pengemudi mobil.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, menyatakan kecelakaan tersebut diduga disebabkan oleh keterlambatan dalam menutup palang pintu saat kereta melintas.
"Tidak mengantuk. Kalau keterangan dari bersangkutan menyampaikan memang tidak mendapatkan informasi sampai mana kereta tersebut berjalan," ujar Anggaito, Kamis (27/3)2025).
Anggaito menjelaskan, ada kemungkinan kerusakan pada alat komunikasi yang digunakan oleh petugas.
"Jadi masih kompleks. Untuk permasalahan yang akan kita bahas serta tidak merta hanya kelalaian namun ada beberapa hal-hal yang perlu kami bahas sehingga yang bersangkutan demikian," tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggelar perkara.
Hasil dari penyelidikan awal menunjukkan adanya unsur kelalaian dari petugas palang pintu, yang berkontribusi pada kecelakaan tersebut.
"Hasilnya adalah kami limpahkan ke Reskrim, karena memang untuk unsur undang-undang lalu lintas tidak terpenuhi," jelas Anggaito.
Rencananya, pihak kepolisian akan melakukan ekspos bersama Kejaksaan Negeri Sukoharjo untuk membahas langkah selanjutnya terkait kasus ini.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).