Sempat Ditutup Pemko, Sampah Menggunung Dekat Pasar Kuripan Banjarmasin
Edi Nugroho April 02, 2025 08:31 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tepian Jalan Veteran Banjarmasin di samping Pasar Kuripan penuh dengan tumpukan sampah pada Selasa (1/4) pagi. Padahal kawasan tersebut sempat dibebaskan dari sampah oleh pemerintah kota.

Minimnya pengangkutan dari pemko membuat sampah menumpuk di berbagai lokasi dalam dua bulan terakhir. Ini menyusul penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq per 1 Februari 2025. Bahkan sejumlah lokasi baru muncul seperti di Jalan Veteran dekat Pasar Kuripan.

Di lokasi tersebut, gunungan sampah hampir menyamai tinggi becak yang parkir di dekatnya.

Warga sekitar mengatakan tumpukan sampah diangkut petugas sesekali. “Tidak sampai habis,” kata Anang, tukang becak yang mangkal di areal pasar.

Bahkan sampah memakan badan jalan. Padahal kawasan tersebut padat arus lalu lintas karena berada di antara dua pertigaan. Pemko pun telah memasang plang larangan membuang sampah di lokasi tersebut.

Sebaliknya dengan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Veteran, yang berada di antara perempatan Jalan Gatot Subroto dan pertigaan Jalan Pramuka. Tak terlihat lagi tumpukan sampah yang meluber hingga ke tengah jalan.

TPS masih ditutup rapat. Terlihat gembok serta papan bertuliskan close/tutup. Kayu lapis bertuliskan larangan membuang sampah dipajang di depan TPS. Ini berkaitan dengan imbauan Wali Kota M Yamin kepada warga untuk tidak membuang sampah pada dua hari Idulfitri 1446 Hijriah yakni pada Senin (31/3) hingga Selasa (1/4).

TPS Veteran pun dijaga petugas Satpol PP. "Sementara dua hari ditutup sesuai instruksi Pak Wali Kota untuk tidak ada pembuangan sampah dulu," kata Wahab.

Petugas Satpol PP itu menambahkan warga yang kedapatan membuang sampah akan diberikan teguran dan diminta mengambilnya kembali.  "Kami suruh bawa pulang sampahnya," ujar Wahab

Tidak adanya sampah yang meluber ke jalan membuat arus lalu lintas lancar. Tidak membuat macet seperti sebelumnya.

Mengenai tumpukan sampah di dekat Pasar Kuripan, Wahyu mengatakan lokasi tersebut bukan TPS resmi. "Itu bukan TPS. Dulu kami bersihkan. Bahkan oleh wali kota sampai dikasih kamera CCTV. Tapi karena tidak ada TPS barangkali dan warga sudah terbiasa membuang di situ, sampah menumpuk kembali," ujar Wahab.  (sai/mel)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.